Jumat, 23 Agustus 2019 09:06

Dana dari Pusat Tak Jelas, Nasib Pasar Legi Kota Blitar Terkatung-Katung

Jumat, 25 Agustus 2017 17:57 WIB
Wartawan: Akina Nur Al Ana
Dana dari Pusat Tak Jelas, Nasib Pasar Legi Kota Blitar Terkatung-Katung
Kondisi kios sementara pasar legi Kota Blitar. foto: AKINA/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pembangunan pasar Legi yang sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat sepertinya belum akan terealisasi dalam waktu dekat. Pasalnya hingga kini bantuan pembangunan pasar Legi dari pemerintah pusat belum diterima Pemerintah Kota Blitar.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo meminta Pemkot Blitar agar menanyakan kembali usulan dana bantuan untuk pembangunan Pasar Legi ke pemerintah pusat.

“Sejak pasar terbakar, para pedagang tidak bisa berjualan seperti dulu lagi, omzetnya juga terus menurun, mereka banyak yang datang mengeluh ke kami karena keadaan itu,” kata Yohan, Jumat (25/8).

Komisi II sudah melakukan rapat kerja dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar membahas masalah itu. Selama ini, dana pembangunan pasar di Kota Blitar memang mengandalkan dana bantuan dari pemerintah pusat. Untuk pembangunan Pasar Legi sendiri, Pemkot sudah mengusulkan dana bantuan ke pemerintah pusat sebesar Rp 50 miliar.

"Sebenarnya kami berharap agar dana bantuan itu segera turun tahun ini, namun sampai sekarang belum ada informasi, makanya kami meminta Pemkot menanyakan lagi masalah itu ke pemerintah pusat," ujar politikus Gerindra itu.

Kalau pun tahun ini dana bantuan tetap belum bisa turun, dia berharap anggaran bisa cair pada 2018. Menurutnya, pembangunan Pasar Legi harus segera dilakukan karena sudah lebih satu tahun terbengkalai setelah terbakar pada Juni 2016 lalu. Selain itu, Pemkot juga harus memikirkan nasib para pedagang yang kiosnya terbakar.

"Pemkot harus memikirkan para pedagang, yang sudah tak berdagang setelah pasar Legi terbakar. Apalagi pasar Legi adalah pasar terbesar di Kota Blitar," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan rencana pembagunan Pasar Legi yang terbakar pada Juni 2016 sampai sekarang masih terkatung-katung. Kondisi itu membuat para pedagang semakin resah. Sebab, sudah lebih setahun setelah terbakar belum ada upaya dari Pemkot Blitar untuk membangun ulang pasar itu, lantaran anggaran yang dibutuhkan cukup besar. Pemkot hanya membangunkan kios sementara di area parkir pasar untuk menampung pedagang yang kiosnya terbakar.

Pantauan wartawan di lapangan, kondisi kios sementara yang dibangun Pemkot juga sepi. Banyak pedagang yang tidak berjualan di kios sementara. Alasannya, bangunan kios sementara kurang layak dan terlalu sempit. Model kios sementara juga terbuka sehingga pedagang harus bongkar pasang barang dagangan kalau ingin berjualan. (blt1/tri/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...