Senin, 23 Oktober 2017 20:31

Lahdalah.... Pelacur Asli Dikalahkan Boneka Seks

Selasa, 22 Agustus 2017 11:03 WIB
Editor: Choirul
Lahdalah.... Pelacur Asli Dikalahkan Boneka Seks
Inilah si Fanny, boneka seks yang banyak penggemarnya. foto: mirror.co.uk

WINA, BANGSAONLINE.com - Sebuah rumah bordil boneka seks di Wina, Kontakthof, mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Mereka mengklaim bahwa boneka seks yang mereka produksi dan diberi nama Fanny, lebih laku daripada koleksi pelacur yang mereka punyai.

'Fanny' mempunyai tinggi 5 kaki 1 inci, berat 83 pound, berambut blonde dan berpayudara besar. “Fanny sering dibooking dengan harga 72 poundsterling (setara Rp 1,2 juta) selama beberapa hari berturut turut,” aku pengelola bordil.

Permintaan begitu tinggi untuk membooking Fanny, menyebabkan Rumah Bordil Kontakthof berencana mendatangkan saudara Fanny, dari Jepang. Saudara Fanny ini rencananya akan dibandrol dengan harga 6,300 pounsdterling. Boneka seks yang bisa bereaksi ini menjadi primadona baru bagi hidung belang di Wina.

Salah satu blogger bernama Andreas menuliskan pengalamannya mencoba sensasi bercinta dengan Fanny. "Fanny tidak kotor, semuanya bersih, semuanya sangat intim," ujarnya.

"Fanny memiliki sentuhan Asia. Pada pandangan pertama dia terlihat seperti wanita sejati, tapi tubuhnya penuh dengan semacam silikon, tegas dan lembut pada saat Anda ‘menerobosnya’," sambungnya.

Andreas mengaku bahwa ia terkejut dan langsung menikmati Fanny setelah mencoba sepuluh menit berhubungan intim. "Saya cenderung menyukai boneka seks," sambungnya.

Bahkan media-media di Austria melaporkan bahwa saat ini semakin banyak rumah pelacuran yang menawarkan boneka seks untuk pelanggan.

"Jelas seks dengan boneka lagi ngetren. Kami memenuhi kebutuhan fantasi pelanggan," ujar Peter Laskaris yang mengoperasikan dua rumah pelacuran di Wina

Peter Laskaris blak-blakan mengatakan dirinya pernah mencobanya sekali. "Tapi saya malah merasa seperti seperti tidur dengan mayat."

Media Austria melaporkan, bahwa pakar industri seks memperkirakan bahwa orang-orang pecinta boneka seks akan semakin berkembang.

Psikolog Gerti Senger menjelaskan mengapa beberapa pria lebih tertarik untuk tidur dengan 'Fanny' daripada dengan wanita sejati. "Pertama, orang itu bisa melakukan apapun dengan boneka itu. Kedua, bisa menghambat keinginan ngeseks dengan pelacur," katanya.

Namun, Senger yang merupakan Wakil Direktur Society for Sexual Research (OeGS) Austria menyatakan terkejut ketika mendapati 'Fanny' lebih populer daripada pelacur. Dia menyebut hal ini sebagai fenomena kecenderungan autistik yang nyata.

Sumber: mirror.co.uk
Oleh: Suparto Wijoyo
Rabu, 18 Oktober 2017 18:43 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo. . .             HARI-hari ini Jawa Timur menorehkan geliat mengaduk semangat menjemput mandat pemegang kuasa yang kini sedang ditimang dapat tinggal di Gedung Negara Grahadi. Pilgub Jatim mengg...
Jumat, 13 Oktober 2017 13:51 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie MAg. . .   Subhaana alladzii asraa bi’abdihi laylan mina almasjidi alharaami ilaa almasjidi al-aqshaa alladzii baaraknaa hawlahu linuriyahu min aayaatinaa innahu huwa alssamii’u albashiiru (1).Nama surah ...
Minggu, 24 September 2017 04:49 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Rabu, 20 September 2017 12:08 WIB
VANCOUVER, BANGSAONLINE.com - Penyanyi pop muslim Mozhdah Jamalzadah membuat kegaduhan warganet dengan memosting foto selfie dengan latar belakang monitor yang menggambarkan adegan film bokep.Dia pun langsung dikutuk oleh fansnya. Mereka sang...