Sabtu, 21 April 2018 16:28

Lahdalah.... Pelacur Asli Dikalahkan Boneka Seks

Selasa, 22 Agustus 2017 11:03 WIB
Editor: Choirul
Lahdalah.... Pelacur Asli Dikalahkan Boneka Seks
Inilah si Fanny, boneka seks yang banyak penggemarnya. foto: mirror.co.uk

WINA, BANGSAONLINE.com - Sebuah rumah bordil boneka seks di Wina, Kontakthof, mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Mereka mengklaim bahwa boneka seks yang mereka produksi dan diberi nama Fanny, lebih laku daripada koleksi pelacur yang mereka punyai.

'Fanny' mempunyai tinggi 5 kaki 1 inci, berat 83 pound, berambut blonde dan berpayudara besar. “Fanny sering dibooking dengan harga 72 poundsterling (setara Rp 1,2 juta) selama beberapa hari berturut turut,” aku pengelola bordil.

Permintaan begitu tinggi untuk membooking Fanny, menyebabkan Rumah Bordil Kontakthof berencana mendatangkan saudara Fanny, dari Jepang. Saudara Fanny ini rencananya akan dibandrol dengan harga 6,300 pounsdterling. Boneka seks yang bisa bereaksi ini menjadi primadona baru bagi hidung belang di Wina.

Salah satu blogger bernama Andreas menuliskan pengalamannya mencoba sensasi bercinta dengan Fanny. "Fanny tidak kotor, semuanya bersih, semuanya sangat intim," ujarnya.

"Fanny memiliki sentuhan Asia. Pada pandangan pertama dia terlihat seperti wanita sejati, tapi tubuhnya penuh dengan semacam silikon, tegas dan lembut pada saat Anda ‘menerobosnya’," sambungnya.

Andreas mengaku bahwa ia terkejut dan langsung menikmati Fanny setelah mencoba sepuluh menit berhubungan intim. "Saya cenderung menyukai boneka seks," sambungnya.

Bahkan media-media di Austria melaporkan bahwa saat ini semakin banyak rumah pelacuran yang menawarkan boneka seks untuk pelanggan.

"Jelas seks dengan boneka lagi ngetren. Kami memenuhi kebutuhan fantasi pelanggan," ujar Peter Laskaris yang mengoperasikan dua rumah pelacuran di Wina

Peter Laskaris blak-blakan mengatakan dirinya pernah mencobanya sekali. "Tapi saya malah merasa seperti seperti tidur dengan mayat."

Media Austria melaporkan, bahwa pakar industri seks memperkirakan bahwa orang-orang pecinta boneka seks akan semakin berkembang.

Psikolog Gerti Senger menjelaskan mengapa beberapa pria lebih tertarik untuk tidur dengan 'Fanny' daripada dengan wanita sejati. "Pertama, orang itu bisa melakukan apapun dengan boneka itu. Kedua, bisa menghambat keinginan ngeseks dengan pelacur," katanya.

Namun, Senger yang merupakan Wakil Direktur Society for Sexual Research (OeGS) Austria menyatakan terkejut ketika mendapati 'Fanny' lebih populer daripada pelacur. Dia menyebut hal ini sebagai fenomena kecenderungan autistik yang nyata.

Sumber: mirror.co.uk
Kamis, 19 April 2018 18:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT perdana Kandidat Gubernur Jawa Timur telah dihelat 10 April 2018 lalu dan terus mengiangkan diksi dan intonasi kata “kemiskinan” selama saya mengikutinya dalam perjalanan. Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil E...
Senin, 19 Maret 2018 19:42 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .      Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraa...
Sabtu, 21 April 2018 12:32 WIB
Assalamualaikum Ustad, saya ingin bertanya. Bapak saya punya saudara laki-laki dan dia punya cucu perempuan, apakah boleh saya menikahinya. Mohon di jawab. Waalaikumsalam.(Muhammad Tesan, Netizen)Jawab:Status hubungan keluarga di atas adalah sudah ...
Jumat, 20 April 2018 23:01 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Ngawi dikenal mempunyai Alas Srigati atau Alas Ketonggo yang terletak 12 Km arah selatan dari kota. Menurut masyarakat Jawa, Alas Ketonggo merupakan salah satu wilayah angker atau ‘wingit’ di tanah Jawa.Ha...