Inspektur Provinsi Jawa Timur, Nurwiyatno mengambil formulir pendaftaran sebagai kandidat Cagub Jatim di kantor DPD Partai Golkar Jatim. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE
Pada sambutannya, Cak Nur menegaskan bahwa pengambilan formulir tersebut merupakan komitmen pihaknya untuk menyatukan kekuatan seluruh partai. Sebab, partai Demokrat yang juga ia daftari sebelumnya, hanya memiliki 13 kursi. Sehingga, perlu tambahan kursi untuk melengkapi syarat pengusungan kandidat yang minimal sebesar 20 kursi.
"Partai Golkar pun tak bisa mengusung calon tanpa adanya koalisi. Sehingga, memang perlu adanya kerjasama dengan partai lain. Untuk itulah, kami ingin menjadi salah satu kembatan dalam menyatukan elemen partai ini," ujar Cak Nur di gedung DPD Golkar Jatim.
Sama halnya dengan Demokrat, Golkar yang hanya mendapatkan 11 kursi berdasar hasil pemilu 2014 silam juga memerlukan tambahan kursi untuk memenuhi syarat pengusungan calon.
Cak Nur pun optimis, bahwa pihaknya akan mendapat restu dukungan dari partai dengan dominasi warna kuning ini. Di antaranya disebabkan kedekatanya dengan beberapa petinggi Golkar Jatim.
"Sebagian pengurus Golkar merupakan sahabat saya sejak kecil. Sehingga, sudah sangat mengenal saya," pungkas pria berkaca mata itu.
Nurwiyatno menjadi pendaftar bacagub/bacawagub kelima di partai berlambang Pohon Beringin ini. Ia mendatangi kantor DPD Partai Golkar Jatim, usai kedatangan dua kandidat bacagub lain yang juga mendaftar di Golkar di hari yang sama, yakni Kombes (Pol) Syafiin dan Mayjend TNI (Purn) Istu Hari Subagio. Sementara Gus Ipul sudah mengambil formulir di hari pertama, sedangkan Khofifah Indar Parawansa telah mengambil formulir lewat utusannya, beberapa hari lalu. (mdr)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




