Senin, 13 Juli 2020 03:13

Lombok Ini Mini, Tapi Pedasnya Super Maksi

Kamis, 18 Mei 2017 11:37 WIB
Editor: choirul
Lombok Ini Mini, Tapi Pedasnya Super Maksi
si kecil yang nyelekit di tangan penemunya. foto; mirror.co.uk

LONDON, BANGSAONLINE.com - Mike Smith (53), seorang koki dari St Asaph di Wales Utara telah mengembangkan varietas lombok dengan ukuran super mini, tapi mempunyai tingkat kepedasan maksimal. Bahkan, lombok ini digambarkan bakal bisa membunuh Anda.

Cabe ini memecahkan rekor - Dragon's Breath. Cabe ini dikembangkan untuk kebutuhan medis. Yaitu sebagai obat bius karena minyak capsicum yang berasal darinya sangat kuat sehingga bisa membuat kulit mati rasa.

Dilaporkan Daily Post, untuk mengembangkan lombok ini, Mike Smith beruji coba selama tujuh tahun.

Analisisnya, satu Lombok ini di angka 2,48m skala Scoville. Di titik ini berpotensi menyebabkan kejutan anafilaksis bagi seseorang yang memakannya. Lombok akan membuat pedas dan serasa terbakar di saluran udara dan menutupnya. Padahal, pembandingnya adalah Militer AS menggunakan semprotan merica dengan angka 2m pada skala Scoville.

"Saya mencoba dengan ujung lidah saya, dan yang terasa sangat membakar dan sangat pedas. Saya terus meludah sampai 10 detik. Saya kembangkan ini untuk kebutuhan medis," kata Mike Smith.

Mr Smith menambahkan bahwa riset Lombok ini didukung Nottingham Trent University – dengan tujuan untuk obat. Dia mengibaratkan orang yang memakan cabe ini akan mempunyai nafas naga.

"Ini dikembangkan karena banyak orang alergi terhadap anestesi, dan ini bisa diterapkan pada kulit karena sangat kuat sehingga bisa mematikannya," katanya.

Untuk penggunaan dalam merawat orang-orang yang alergi terhadap anestesi, diperkirakan minyak cabai juga bisa berguna di negara-negara berkembang, di mana akses terhadap anestesi terbatas karena alasan keuangan.

Cabe mini ini Ini akan dipajang di Chelsea Flower Show antara tanggal 23 dan 27 Mei.

Sumber: mirror.co.uk
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...