Selasa, 25 Juli 2017 11:31

Ini Kengerian ketika Gambar Tato Dihapus dari Tubuh, Hiiii.........

Selasa, 16 Mei 2017 11:17 WIB
Editor: choirul
Ini Kengerian ketika Gambar Tato Dihapus dari Tubuh, Hiiii.........
Pasuda Reaw amat sangat menyesal telah membuat tato di tubuhnya. foto: mirror.co.uk

LONDON, BANGSAONLINE.com - Perlu berpikir ratusan kali sebelum membuat tato di tubuh. Sebab, untuk melepas tato ini dari tubuh, sungguh mengerikan dan menyakitkan.

Seorang siswi yang ingin membuang gambar tato di atas buah dadanya, mengaku sangat tersiksa. Meski akhirnya tato itu bisa lepas, namun nyatanya juga menyisakan bekas luka yang membuat kulit tubuh malah tidak seksi. Belum lagi selama proses pelepasan gambar tato itu, dia merasakan sakit yang luar biasa.

Adalah Pasuda Reaw (21), yang memiliki tato gambar mawar merah besar di dada. Namun, dia menginginkannya dilepas agar terlihat lebih profesional saat bekerja.

Dia lalu mencoba Rejuvi - metode kimia yang diterapkan pada kulit - untuk menghapus tato itu pada bulan Februari lalu. Namun dampak dari itu, selama beberapa hari dia mengaku merasakan gatal dan sakit.

Alternatif lain, dia menggunakan sinar laser berupa senjata tato kecil. Katanya, bisa menaikkan pigmen tinta ke permukaan kulit dan membuat keropeng yang bisa dikupas. Tapi dua bulan kemudian, Pasuda mengatakan dia menderita "rasa sakit yang menyiksa" dari bekas luka yang tidak sedap dipandang di dadanya itu.

Mahasiswa jurusan seni dari Udon Thani, Thailand Utara ini, mengatakan, "Saya memulai perawatan dan segera terasa gatal dan sangat sakit. Meski kulit sudah lama lepas, rasanya seperti siksaan dan saya tidak bisa tidur. Saya peringatkan agar jauhi cara ini."

Dia pun beralih ke laser. "Laser itu mahal, tapi tetap meninggalkan bekas luka. Saya berbagi gambar sebagai peringatan kepada orang lain agar berhati-hati dengan apa yang mereka lakukan terhadap tubuhnya. Khususnya untuk bikin tato."

Lanjut Pasuda, setelah kembali ke rumah dari klinik pada tanggal 4 Februari, dia tidak bisa tidur karena sensasi yang menyengat. Dia menangis sepanjang malam dan sepuluh hari kemudian di tempat tato itu mulai dipenuhi kotoran dan kulitnya mengelupas.

Pada tanggal 2 Maret, dia melepas tato itu. Pada 7 Mei, masih ada bekas luka merah muda yang besar. Dan akhirnya memunculkan jaringan parut.

Rejuvi Labs didirikan pada tahun 1988 oleh Dr. Wade Cheng, seorang ahli biokimia di daerah Teluk San Francisco. Mereka menyatakan bahwa tato mungkin benar-benar dihapus hanya dalam tiga atau empat sesi "menggunakan mesin make up digital permanen dengan spesifikasi tinggi". Rejuvi Labs telah dihubungi untuk memberikan komentar.

Berikut foto-foto proses lepasnya tato. Maaf, disampaikan apa adanya kengerian ini, agar anda berpikir berkali-kali sebelum membuat tato:

Sumber: mirror.co.uk
Sabtu, 22 Juli 2017 18:23 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie MAg. . .   Ayat kaji kemarin (125) mengangkat soal tiga cara berdakwah, yakni: al-hikmah, al-mau'idhah al-hasanah dan mujadalah husna. Meski pemaknaan Idul Fitri dulu pernah dibahas, kini disempurnakan sebaga...
Rabu, 19 Juli 2017 13:09 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Selasa, 25 Juli 2017 10:05 WIB
LONDON, BANGSAONLINE.com - Rihanna tampil dengan belahan dada rendah, yang menyebabkan sekitaran 60 persen buah dadanya menyembul. Mak plenuk! Ini penampilan Rihanna saat menghadiri pemutaran perdana di London, untuk film yang dibintangnya, Valeri...