“Karena guru ini jumlahnya banyak yaitu 5.667 muzakki, maka perolehannya juga banyak. Saya berharap ke depan para PNS Dinkes yang di dalamnya ada dokter, perawat dan bidan sebanyak 1.065 akan lebih baik (zakatnya, red),” terang Wabup.
Sementara Kadinkes Pemkab Gresik, Nurul Dholam, didampingi Kabag Humas, Suyono mengaku bahwa pengumpulan zakat di institusinya sudah ada, tapi belum optimal.
“Teman-teman sejawat kami yang ada di Puskesmas yang jauh dari kota ini memang sangat antusias untuk mengumpulkan zakat, tapi mereka belum tahu ke mana karena belum tersosialisasi. Makanya, dengan kegiatan ini mereka akan lebih paham tentang pentingnya zakat, ” katanya.
Sementara Kepala Kantor Baznas Kabupaten Gresik, Muhtadin menambahkan, potensi zakat profesi, infaq dan sodaqoh PNS Dinas Kesehatan Gresik sebesar Rp 71 juta setahun.
Jumlah itu setelah dihitung berdasarkan persentase zakat profesi sebesar 2,5 persen. Serta perhitungan lain infaq dan sodaqoh untuk PNS yang lain.
"Jumlah ini tentunya akan menambah perolehan zakat se-Kabupaten Gresik yang pada tahun 2016 mencapai Rp 5 miliar. Insya Allah target 2017 sebesar Rp 6 miliar akan terpenuhi," pungkasnya.(hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






