Menteri BUMN Rini Soemarno saat mengunjungi pabrik gula Asembagus di Situbondo. Pabrik gula ini termasuk salah satu pabrik yang akan ditutup.
Sedangkan untuk penambahan kapasitas produksi, orang nomor satu di lingkungan Pemprov Jatim tersebut mengungkapkan bisa saja hal itu dilakukan. Mengingat selama ini kapasitas produksi gula di Jatim masih jauh dari target. "Kita ini hanya 2,25 juta ton, perlunya adalah 5 juta ton (per tahun). Kita masih minus banyak sekali," bebernya.
Hal senada, anggota komisi B DPRD Jatim Agus Maimun. Politisi PAN itu mengungkapkan sah-sah saja jika pabrik tebu baru dibangun, selama itu didirikan di tempat pabrik gula lama tidak masalah. Dengan begitu, sesuai revitalisasi yang diinginkan oleh Pemprov Jatim. "Kalau di kabupaten yang lama atau berdekatan itu bagus. Apalagi membangun lama," kata Agus.
Menurutnya, yang perlu diperhatikan tentang menurunnya produktivitas tebu banyak hal. Salah satunya dengan menurunnya lahan tebu di Jatim. Selain juga rendemen tebu yang juga rendah di waktu-waktu tertentu.
"Jadi bukan pabrik gula yang tidak efisien, melainkan banyak juga permasalahan mengenai kurangnya produktivitas tebu," ujarnya.
"Kalau ingin bangun seperti Pabrik Gula Glenmore itu yang bagus. Saya harap membangun baru tapi juga bisa menyerap masyarakat disekitar situ juga. Karena itu tanah mereka juga," tandasnya. (mdr/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




