Minggu, 24 Januari 2021 09:59

Wacana Pendirian FPI Cabang Gresik, Polres dan MUI Serahkan ke Masyarakat

Kamis, 23 Februari 2017 17:55 WIB
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Wacana Pendirian FPI Cabang Gresik, Polres dan MUI Serahkan ke Masyarakat
Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito dan KH. Nur Muhammad saat diskusi soal FPI di Kabupaten Gresik. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Rencana pendirian organisasi FPI (Front Pembela Islam) Cabang Gresik mendapatkan atensi besar para petinggi dan tokoh masyarakat di kota pudak ini. Mereka melakukan proteksi dini agar kejadian tidak diinginkan terjadi.

"Pada prinsipnya kami tak akan mempersoalkan masuknya FPI di Kabupaten Gresik. Karena semua organisasi legal sah-sah saja berdiri. Tapi perlu dilihat respon masyarakatnya," kata Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito kepada sejumlah wartawan di Sekretriat KWG (Komunitas Wartawan Gresik), Kamis (23/2).

Menurut Kapolres, rencana masuknya FPI di Kabupaten Gresik baru-baru ini sudah mendapatkan pertentangan dari sejumlah komponen masyarakat. Kondisi ini yang saat ini tengah diantisipasi oleh Polres Gresik beserta jajaran.

"Namun demikian, pihak Polres Gresik menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah Kabupaten Gresik. Kan yang punya wewenang mengizinkan pemerintah, Kantor Kesbang kan," cetusnya.

Kapolres mencontohkan, pendirian FPI di Kabupaten Lamongan yang batal akibat penolakan dari masyarakat. "Saya sendiri saat menjabat Kapolres Mojokerto, di sana aman-aman saja. Juga gak ada FPI," terangnya.

Untuk itu, ia menyerahkan hal ini kepada masyarakat dan pemkab. "Kalau keberadaan FPI bikin Gresik tidak kondusif atau gaduh, lebih baik hemat kami tidak perlu. Tapi kalau masyarakat dan pemerintah tidak mempersoalkan, ya monggo. Semuanya kami serahkan kepada masyarakat dan pemerintah," pungkasnya.

Hal senada diungkapkan Penasehat MUI Kabupaten Gresik, KH. Nur Muhammad. "Pada dasarnya boleh-boleh saja FPI berdiri di Gresik, namun bagaimana dengan respon masyarakat," ujarnya.

Untuk itu, tambah Gus Nur, begitu panggilan akrabnya, MUI akan koordinasi dengan pihak terkait seperti Pemkab, DPRD, Polres, Kodim, Kejari, dan FKUB untuk antisipasi hal-hal tidak diinginkan. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...