Petugas dari Polres Gresik saat merazia miras atau minuman keras di sekitar Kecamatan Menganti. Foto: Ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Unit Turjawali Sat Samapta Polres Gresik menggelar razia peredaran minuman keras (miras) di Kecamatan Menganti, Minggu (8/2/2026) malam. Operasi dilakukan menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H dengan menyasar 2 titik rawan, yakni Jalan Desa Sidojangkung dan Desa Bringkang.
Kasat Samapta Polres Gresik, AKP Satriyono, menegaskan komitmen kepolisian memberantas peredaran miras di wilayah hukum Polres Gresik.
"Kami tidak akan memberikan ruang bagi peredaran miras. Penindakan akan terus kami lakukan secara masif demi menjaga kondusivitas, keamanan, dan ketertiban masyarakat," ucapnya.
Kegiatan melibatkan personel gabungan Unit Turjawali dan Unit Raimas Polres Gresik. Di Desa Sidojangkung, petugas yang dipimpin AKP Satriyono melakukan penggeledahan di sejumlah warung dan menemukan miras jenis arak Bali yang dikuasai penjual maupun pengunjung, lalu langsung diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Kemudian, petugas bergerak ke Desa Bringkang dan mendapati warung karaoke masih beroperasi dengan musik keras. Pemeriksaan menemukan belasan botol kosong arak Tuban, serta beberapa botol miras siap konsumsi.
Dalam operasi tersebut, sejumlah orang beserta barang bukti diamankan. Di Sidojangkung, TW selaku penjual kedapatan menyimpan satu botol arak Bali, sementara 2 peminum berinisial MZ dan FH masing-masing menguasai satu botol arak Bali campur Iceland.
Di Bringkang, K diamankan dengan 15 botol kosong arak Tuban, AM dengan 10 botol kosong bir bintang, NW dengan dua botol arak Bali, serta ISW dengan satu botol arak Bali. Seluruh terduga pelanggar bersama barang bukti dibawa ke Mapolres Gresik untuk menjalani proses tindak pidana ringan (Tipiring).
Polres Gresik juga mengimbau masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan dengan melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui Hotline Polres Gresik 110 (bebas pulsa, 24 jam) atau layanan LaporCakRama di nomor 0811-8800-2006. (hud/mar)








