Minggu, 23 Februari 2020 20:45

Konsumen Keluhkan Rokok Lokal Pacitan Bau Pesing

Jumat, 20 Januari 2017 23:13 WIB
Konsumen Keluhkan Rokok Lokal Pacitan Bau Pesing
Salah seorang konsumen rokok lokal yang mengeluhkan bau pesing.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Sejumlah konsumen rokok di Pacitan mengeluhkan adanya bau pesing atas rokok produkan lokal yang selama ini mereka konsumsi. Seperti dialami Slamet, salah seorang perokok aktif ini. Ia mengaku seringkali ditegur sama rekan-rekannya saat menyulut rokok produkan lokal.

"Kalau penikmatnya nggak merasakan ada bau pesing. Namun asap yang tersembul dari hisapan rokok tersebut, acap kali berbau pesing," tutur dia, Jumat (20/1).

Hal senada juga dialami konsumen rokok lainnya. Ia mengaku juga pernah ditegur rekannya gara-gara asap rokok yang dihisapnya memunculkan bau pesing. Namun setelah berganti rokok bungkus lain yang masih satu merek, bau tak sedap itu hilang.

Sementara itu, Widarto, salah seorang pengusaha rokok di Pacitan mengatakan, munculnya bau tak sedap dari asap rokok itu ditengarai adanya kesalahan pengolahan cengkih. "Mungkin itu karena kesalahan pengolahan cengkih sebelum dilinting menjadi rokok," kata dia, saat dikonfirmasi.

Wiwid, begitu pengusaha rokok asal Tulungagung ini akrab disapa menjelaskan, sebelum diramu dan dicampur dengan tembakau serta saos penyedap lainnya, butiran cengkeh kering biasanya direndam terlebih dulu. Setelah itu ditiriskan lalu dijemur hingga kering. Kemudian, cengkih baru dirajang dan dicampur dengan bahan baku rokok lainnya. Proses tersebut memang perlu kehati-hatian. Khususnya air rendaman harus selalu dijaga kebersihannya.

"Kalau teledor, akan menyebabkan bau yang tidak sedap. Sehingga citra rasa rokok memang akan berubah," terang Wiwid seraya menegaskan, kalau rokok tersebut bukan produksinya.

Apakah bau pesing itu akibat air rendaman cengkih tercemar air kencing? ‎Menurut Wiwid, munculnya bau pesing itu disinyalir memang berasal dari cengkih yang tidak benar pengelolaannya. "Namun bisa jadi air rendaman, dikencingin pekerja. Sementara petugas ceker pabrik tidak menyadarinya," tukas dia. (yun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...