"Ditambah dengan era keterbukaan informasi, berbagai macam informasi bisa dengan mudah diakses dan disebar oleh siapapun. Sekarang ini media sosial telah menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dari masyarakat," kata Dosen Lulusan UNS tersebut dalam rilis yang diterima BANGSAONLINE.com.
Hal senada diungkapkan Kepala Kominfo Tuban, Hery Prasetyo. Menurutnya, masyarakat saat ini kurang kritis dalam menyikapi sebuah berita. Apapun yang didapatkan, langsung diterima begitu saja tanpa memilih dan memilahnya terlebih dahulu. Untuk itu, Kominfo Tuban akan berupaya untuk merangkul para netizen untuk menangkal berita hoax.
"Kominfo ingin mengedukasi masyarakat bersama instansi yang terkait dengan membuat sebuah program khusus untuk memerangi hoax," ujarnya.
Semantara Dandim Tuban Letkol inf Sarwo Supriyo mengingatkan agar masyarakat bisa lebih bijak menggunakan medsos. "Jangan sampai dengan medsos malah mecah NKRI. Kita sudah memilih negara yang bagus, sistem yang bagus, itu yang menjadi modal persatuan bangsa," ujarnya.










