Kamis, 24 Mei 2018 09:17

Penambang Pasir Ilegal Asal Jombang Tenggelam di Sungai Bengawan Solo

Selasa, 10 Januari 2017 16:29 WIB
Penambang Pasir Ilegal Asal Jombang Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Tim BPBD saat menyisir sungai untuk mencari korban. foto: SUWANDI/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sungai Bengawan Solo kembali memakan korban jiwa. Kali ini korban tenggelam dan belum ditemukan bernama Supar (51) warga Desa Jati Duwur, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Ia dinyatakan hilang pada Senin (9/1) sore sekitar pukul 15.30 WIB ketika sedang mengambil pasir di Sungai Bengawan Solo tepatnya di daerah Desa Glagahsari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun BANGSAONLINE.com di lapangan, sebelum tenggelam korban mengambil pasir bersama tiga orang rekannya yakni, Budiono, Rifai dan Ngadiran. Keempat orang itu menambang pasir secara tradisional. Mereka mengambil pasir di dasar sungai dan diangkat ke perahu. Akan tetapi, ketika sedang menyelam untuk mengambil pasir, korban ternyata tak kembali ke permukaan.

Aripin (56), kakak korban, mengaku syok saat mendengar adiknya tenggelam di Bengawan Solo. "Semoga adik saya secepatnya dapat ditemukan. Biar segera dibawa pulang dan dikebumikan," harapnya.

Sementera Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono menjelaskan, pihaknya saat ini mengerahkan 11 personil BPBD ditambah 9 personil dari pihak kepolisian serta 6 personil dari Basarnas untuk mencari korban tenggelam. 

"Warga sekitar juga ikut membantu pencarian dengan menggunakan perahu milik warga," ungkap Joko.

"Dimungkinkan korban masih berada di bawah, bisa saja tersangkut. Karena di dasar sungai Bengawan Solo banyak lumpur dan juga terdapat sejumlah bekas tunggakan bambu," terangnya.(tbn1/wan/rev)

Rabu, 23 Mei 2018 22:26 WIB
Perjalanan yang istimewa, sahur dan buka puasa di 2 negara bagian. Istimewa karena di apit 2 mahasiswa Indonesia. Saya juga tidak menyangka bisa bertemu dua teman mahasiswa Indonesia di Columbia University Missouri. Satu asal Bondowoso. SMA-nya d...
Minggu, 20 Mei 2018 12:10 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraan (3).Minggu-...
Sabtu, 19 Mei 2018 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Senin, 14 Mei 2018 00:06 WIB
Pantai Kramat Banyuwangi yang mau dijadikan destinasi wisata.BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kelompok Nelayan Al Karomah bersama pemuda-pemudi Kertosari menggelar kegiatan bersih-bersih Pantai Kramat, Minggu (13/5). Kegiatan bersih-bersih pantai ...