Pemkot Surabaya Fasilitasi Kepulangan dan Perawatan Bonek di Subang

Pemkot Surabaya Fasilitasi Kepulangan dan Perawatan Bonek di Subang Pendukung Persebaya (Bonek) memenuhi ruas jalan Padjajaran saat merayakan kembalinya klub mereka ke kompetisi PSSI, Bandung, Minggu (8/1).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Suporter atau yang biasa dikenal dengan sebutan Bonek, identik dengan warga Surabaya. Sehingga ketika terdengar kabar adanya Bonek yang meninggal di Subang pada Sabtu (7/1/2016), membuat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memerintahkan jajarannya untuk mencari kabar.

Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Supomo, hal ini dilakukan karena Pemerintah Kota Surabaya selalu hadir di tengah-tengah warganya yang sedang mengalami kesulitan dan kesusahan.

"Sehingga ketika terdengar kabar ini, kami melakukan penggalian data identitas Bonek yang meninggal akibat dugaan keracunan minuman berakohol. Namun ternyata data yang kami peroleh, tersebut bukanlah warga Surabaya," kata Supomo dalam konferensi pers di Kantor Bagian Humas, Minggu (8/1/2017).

Menurut Supomo, Bonek yang identik dengan membuat adanya anggapan bahwa merupakan warga Surabaya. Namun, ternyata simpatisan Bonek juga terdapat di beberapa wilayah lainnya.

Supomo juga menambahkan, meskipun begitu Pemerintah Kota Surabaya tidak tinggal diam dan tetap melakukan penanganan secara proporsional.

Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas), Irvan Widyanto, mengatakan pihaknya memperoleh informasi bahwa ada lima yang dinyatakan meninggal dunia. Penyebab meninggalnya tersebut yakni akibat mengkonsumsi minuman oplosan alkohol 70% yang dicampur dengan softdrink dan air kelapa muda. Di samping lima yang meninggal, tiga yang juga mengkonsumsi minuman oplosan tersebut masih dalam kondisi kritis dan sedang dirawat intensif.

Kronologinya, menurut Irvan, adanya rombongan Bonek yang berangkat dari Surabaya menuju Bandung pada Rabu (4/1/2017) melalui jalur pantura.

Saat tiba pada Jumat (6/1/2017) di Kecamatan Pusakanegara, Kabupaten Subang, rombongan tersebut diterima oleh perwakilan Viking -sebutan suporter persib-. Pada malam harinya, bersama Singgih anggota Viking, beberapa mengkonsumsi minuman oplosan.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO