Foto tanah longsor di kilometer 16 jalur Trenggalek - Ponorogo.
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Bencana tanah longsor kembali terjadi di desa Pucanganak, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek tepatnya di kilometer 16 jalur Trenggalek - Ponorogo. Longsor di kawasan tersebut sudah untuk kali ketika dalam satu bulan terakhir.
"Kejadian tanah longsor ini terjadi tiga kali terhitung mulai minggu malam sekitar pukul 21.00 dan senin pagi pukul 04.30 dan terjadi longsor lagi sekitar pukul 08.30 wib," kata Nanang, salah satu petugas Perhutani, Senin (21/11).
BACA JUGA:
- Seluruh Korban Longsor di Trenggalek Berhasil Ditemukan, Proses Evakuasi Resmi Ditutup
- Tinjau Longsor di Trenggalek, Gubernur Khofifah Prioritaskan Mitigasi dan Relokasi Warga
- Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan dan Siapkan Relokasi Hunian saat Tinjau Longsor di Trenggalek
- Longsor Terjang Desa Depok Trenggalek, 6 Warga Dilaporkan Hilang
Menurut Nanang, peristiwa tanah longsor yang k tiga yang terjadi sekitar pukul 08.30 pagi ini merupakan peristiwa longsor yang cukup besar ketimbang dua longsor sebelumnya. Selain itu, lebar longsoran mencapai 25 meter serta memiliki ketinggian 50 meter.
Triadi, Kepala Satpol PP Trenggalek mengatakan, akibat tanah longsor, hingga pagi ini, jalur Trenggalek - Ponorogo ditutup sementara dan dialihkan ke jalur alternatif yakni Pucanganak - Gading - Pangkal Ponorogo sejauh 3 kilometer.
Triadi menambahkan, pihaknya dan beberapa dinas terkait telah berupaya membersihkan material longsor yang kini sudah menutup badan jalan jalur Trenggalek - Ponorogo. Material longsor di maksud meliputi tanah liat, tumbuhan serta batuan besar yang memiliki ketinggian kurang lebih 5 meter, yang hingga kini masih berserakan di badan jalan. (man/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




