Selasa, 17 September 2019 08:28

Menengok Aktivitas Pecinta Keris di Tuban, Kolektor Harus Berusaha Pahami Keinginan si Mpu

Senin, 03 Oktober 2016 16:31 WIB
Wartawan: Suwandi
Menengok Aktivitas Pecinta Keris di Tuban, Kolektor Harus Berusaha Pahami Keinginan si Mpu
M. Namtuchin (Abiyala) menunjukkan salah satu keris koleksinya. foto: SUWANDI/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Keris merupakan benda yang memiliki makna filosofi mendalam dan tidak lepas dari sejarah. Apalagi sejak adanya pengukuhan dari UNESCO, bahwa keris nusantara sebagai warisan milik bangsa.

Dari situ, kini keris telah dijadikan warisan kebudayaan yang tidak lepas dari sejarah panjang kejayaan kerajaan di Nusantara. Tak heran jika sampai saat ini, pusaka keris selalu diminati oleh para pecinta dan peminatnya. Sebab, selain memang hobi, mengoleksi keris merupakan bagian dari upaya melestarikan dan memelihara kelangsungan pusaka tersebut.

Untuk itu, kolektor dan pecinta keris harus berusaha memahami apa keinginan pembuat (Mpu) dan orang yang memesannya.

Seperti yang disampaikan oleh kolektor asal Senori Tuban, M. Namtuchin (Abiyala), yang sudah berkecimpung mendalami keris dan tosan aji 10 tahun belakangan ini. Ia menyampaikan, ada banyak jenis keris yang harus dipahami oleh pemesan maupun pecinta keris. Ia pun secara rinci menyebutkan kelengkapan sebuah keris yang ditandai dengan bentuk (dapur), pamor (motif), tangguh (zaman atau era), wrangka (sarung) dan bagian pegangan keris atau ukiran.

"Dari kelengkapan itu, baru bisa disebut dengan keris," paparnya.

Kini, lanjut Abiyala yang juga salah satu anggota komunitas Paguyuban Pelestarian Tosan Aji Megalamat Tuban, pemasaran keris sudah semakin modern sejak adanya media online.

Abiyala sendiri mengungkapkan dirinya mengoleksi sekitar 50 jenis keris. Dari berbagai jenis bentuk keris yang ia miliki, ada keris yang menjadi andalannya yakni, jenis Senpaner berpamor pancuran emas zaman majapahit.

"Konon mitosnya, (keris Senpaner-Red) memiliki tuah di bidang usaha lancar, dimudahkan dari segala urusan dan pangkat kedudukan. Saya juga pernah menjual keris jenis Dapur udan emas tiban era Majapahit Tuban (sepuh) untuk pemesan dari Negara Malaysia," pungkasnya. (tbn1/wan/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...