Rabu, 27 Mei 2020 12:43

Menengok Aktivitas Pecinta Keris di Tuban, Kolektor Harus Berusaha Pahami Keinginan si Mpu

Senin, 03 Oktober 2016 16:31 WIB
Wartawan: Suwandi
Menengok Aktivitas Pecinta Keris di Tuban, Kolektor Harus Berusaha Pahami Keinginan si Mpu
M. Namtuchin (Abiyala) menunjukkan salah satu keris koleksinya. foto: SUWANDI/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Keris merupakan benda yang memiliki makna filosofi mendalam dan tidak lepas dari sejarah. Apalagi sejak adanya pengukuhan dari UNESCO, bahwa keris nusantara sebagai warisan milik bangsa.

Dari situ, kini keris telah dijadikan warisan kebudayaan yang tidak lepas dari sejarah panjang kejayaan kerajaan di Nusantara. Tak heran jika sampai saat ini, pusaka keris selalu diminati oleh para pecinta dan peminatnya. Sebab, selain memang hobi, mengoleksi keris merupakan bagian dari upaya melestarikan dan memelihara kelangsungan pusaka tersebut.

Untuk itu, kolektor dan pecinta keris harus berusaha memahami apa keinginan pembuat (Mpu) dan orang yang memesannya.

Seperti yang disampaikan oleh kolektor asal Senori Tuban, M. Namtuchin (Abiyala), yang sudah berkecimpung mendalami keris dan tosan aji 10 tahun belakangan ini. Ia menyampaikan, ada banyak jenis keris yang harus dipahami oleh pemesan maupun pecinta keris. Ia pun secara rinci menyebutkan kelengkapan sebuah keris yang ditandai dengan bentuk (dapur), pamor (motif), tangguh (zaman atau era), wrangka (sarung) dan bagian pegangan keris atau ukiran.

"Dari kelengkapan itu, baru bisa disebut dengan keris," paparnya.

Kini, lanjut Abiyala yang juga salah satu anggota komunitas Paguyuban Pelestarian Tosan Aji Megalamat Tuban, pemasaran keris sudah semakin modern sejak adanya media online.

Abiyala sendiri mengungkapkan dirinya mengoleksi sekitar 50 jenis keris. Dari berbagai jenis bentuk keris yang ia miliki, ada keris yang menjadi andalannya yakni, jenis Senpaner berpamor pancuran emas zaman majapahit.

"Konon mitosnya, (keris Senpaner-Red) memiliki tuah di bidang usaha lancar, dimudahkan dari segala urusan dan pangkat kedudukan. Saya juga pernah menjual keris jenis Dapur udan emas tiban era Majapahit Tuban (sepuh) untuk pemesan dari Negara Malaysia," pungkasnya. (tbn1/wan/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...