Tuding Ada Manipulasi Tes Cakades, Ratusan Massa Luruk Kantor Pemkab Situbondo

Tuding Ada Manipulasi Tes Cakades, Ratusan Massa Luruk Kantor Pemkab Situbondo Ratusan Warga Desa Selomukti Kecamatan Mlandingan saat menggelar unjuk rasa di kantor Pemkab Situbondo. foto: BANGSAONLINE

Sesampainya di kantor Pemkab, mereka berorasi menggunakan pengeras suara. Tak berselang lama mereka dipersilakan masuk melalui perwakilan untuk menyampaikan tuntutannya. Sementara ratusan massa lainnya memilih bertahan sambil berorasi dengan penjagaan ketat polisi dan Satpol PP.

"Kami minta kepada Bupati Situbondo sesegera mungkin mengambil kebijakan sesuai dengan tuntutan kami, demi Pilkades yang kondusif," pungkas Indriyani.

Sementara itu, Kasubag Kelembagaan Desa Pemkab Situbondo, Yogi Kripsian Syah menjelaskan, sesuai Perda Nomor 9 Tahun 2015 Pasal 33 ayat (5), tes tulis tersebut dilakukan dalam Pilkades apabila bakal calon kades yang memenuhi syarat lebih dari 5 orang, maka diadakan penyaringan untuk memperoleh 5 bakal calon kepala desa.

"Terkait protes hasil tes tulis yang dimaksud pengunjuk rasa kami tidak ikut-ikut, karena diserahkan pada panitia pelaksana Pilkades. Namun hari ini juga kami meminta lima perwakilan pengunjuk rasa dan delapan bakal calon kades melihat bersama sama hasil tes tulis kedelapan bakal calon kades tersebut biar transparan," katanya.

Sebelumnya, sebanyak 14 bakal calon kepala desa dari Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, dan Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan yang akan mengikuti Pilkades serentak pada 11 Oktober mengikuti tes tulis di aula Pemkab Situbondo. Dan hasilnya, dari 14 bakal calon kades empat orang di antaranya tidak lolos karena nilainnya paling rendah.

"Dua desa tersebut bakal calon kadesnya diharuskan mengikuti tes tulis karena bakal calonnya lebih dari lima orang. Desa Selomukit bakal calon kades berjumlah delapan dan Desa Sumberejo enam orang," pungkas Yogi.

Pemilihan kepala desa (pilkades) pada 2016 akan dilaksanakan secara serentak di 17 desa dengan total calon kepala desa sebanyak 58 orang calon dengan jumlah setiap desa yang berbeda. (stb1/had)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO