Rabu, 15 Juli 2020 06:12

Edy, Moeldoko, dan Erwin jadi Balon Ketum PSSI, Kemenpora tak Ikut Campur Kongres PSSI

Rabu, 31 Agustus 2016 23:25 WIB
Edy, Moeldoko, dan Erwin jadi Balon Ketum PSSI, Kemenpora tak Ikut Campur Kongres PSSI
Agum Gumelar

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Komite Pemilihan Ketua Umum PSSI secara resmi menerima tiga nama bakal calon (balon) ketua umum badan induk sepak bola Tanah Air. Tiga nama balon itu resmi diajukan sejumlah klub dan anggota PSSI.

Tiga nama balon ketua umum yang diajukan sampai Rabu (31/8), yaitu Pangkostrad Letnan Jenderal Edy Rahmayadi, Jenderal Purnawirawan Moeldoko, dan CEO Bosowa Grup Erwin Aksa. Ketua Komite Pemilihan Agum Gumelar menerangkan, nama-nama tersebut masih membutuhkan verifikasi agar resmi sah sebagai calon yang disorongkan ke Kongres Pemilihan PSSI 17 Oktober mendatang di Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel).

Agum mengatakan, masih terbuka peluang bagi nama-nama lain yang menginginkan bersaing di bursa pencalonan.

"Nama-nama ini belum final. Kami akan melakukan verifikasi nantinya," ujar dia, saat ditemui di Kantor Komite Pemilihan, di Jakarta, Rabu (31/8).

Mantan Ketua Umum PSSI itu pun menyampaikan masih ada waktu bagi klub dan anggota federasi nasional, mengajukan nama-nama bakal calonnya sampai 5 September mendatang.

Selain tiga nama bakal calon ketua umum, ada lima nama lainnya yang diajukan klub dan anggota federasi untuk posisi balon wakil ketua umum. Mereka yaitu, Joko Driyono, Iwan Budianto, Tonny Aprilani, Erwin Aksa, dan Andi Rukman Karumpan.

Ada juga 45 nama lain yang diajukan sebagai balon anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

Di sisi lain, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berjanji tak bakal panjang tangan mengintervensi Kongres PSSI. Juru Bicara Kemenpora Gatot Dewa Broto mengatakan, pemerintah tak bakal ikut campur dalam proses pergantian kepengurusan di federasi nasional tersebut.

"Kemenpora perlu menegaskan tidak ada hidden agenda terkait Kongres PSSI. Termasuk soal siapa calon-calonnya," kata dia.

Hanya, Gatot meminta agar Kongres PSSI pada 17 Oktober nanti menghadirkan proses pemilihan yang layak ditiru. Ia berharap pemilihan ketua umum dilakukan terang dan terbuka, tanpa aktivitas culas dan merugikan.

"Kami serahkan sepenuhnya ke para voters (pemilik suara) di PSSI. Siapapun calonnya, agar memberi harapan baik bagi sepak bola Indonesia," ujar dia.

Kongres Pemilihan Ketua Umum PSSI akan digelar pada 17 Oktober. Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dipercaya Komite Eksekutif (Exco) PSSI sebagai tuan rumah. Proses pendaftaran para bakal calon ketua umum federasi nasional itu, pun sudah dimulai sejak 22 September lalu dan akan pungkas pada 5 September mendatang.

Sampai kemarin, Komite Pemilihan (KP) PSSI baru menerima tiga bakal calon yang diajukan sejumlah pemilik suara dalam kongres mendatang. Tercatat ada 107 pemilik suara dari 750-an anggota sah federai nasional.

Selain itu ada dua nama lainnya, yaitu Direktur PT. GTS Djoko Driyono dan CEO Arema Cronus, Irawan Budianto juga dicalonkan sejumlah pemilik suara untuk posisi wakil ketua umum. (kcm/mer/tic/lan)

Sumber: kompas.com/detik.com
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...