Senin, 06 Juli 2020 03:35

173 Pemilik Kios Pasar Legi Tak Terima Santunan

Rabu, 24 Agustus 2016 19:36 WIB
Wartawan: Tri Susanto
173 Pemilik Kios Pasar Legi Tak Terima Santunan
Para pedagang pasar legi kota Blitar memaksa masuk lokasi kebakaran, Kamis (14/7) lalu. foto: TRI SUSANTO/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dari total 644 pedagang pasar Legi Kota Blitar yang berstatus warga Kota Blitar, 173 di antaranya batal menerima bantuan dari Pemerintah Kota Blitar. Dikarenakan, 173 pedagang tersebut telah mengalihkan kepemilikanya ke orang lain dengan cara disewakan.

Hal tersebut diketahui Kantor Pengelola Pasar setelah melakukan pendataan ulang, terkait warga Kota Blitar yang berdagang pasar Legi dan terdampak dari musibah kebakaran.

"Saat terjadi kebakaran ternyata mereka sudah menyewakan kios milik mereka ke pedagang yang berasal dari luar kota. Bahkan, ada juga yang sudah menjual sehingga praktis mereka masuk dalam kategori bukan korban kebakaran pasar Legi sehingga tidak mendapat santunan dari Pemkot Blitar," ungkap Kepala Kantor Pengelola Pasar Kota Blitar Ariyanto, Rabu (24/8).

Lanjut Ariyanto pihaknya juga sudah menjelaskan hal ini ke seluruh pedagang. Termasuk kepada para pemilik kios yang menyewakan kiosnya kepada orang lain, yang bukan warga Kota Blitar.

Sesuai aturan, santunan untuk korban kebakaran pasar Legi hanya untuk pedagang asli Kota Blitar yang saat terjadi kebakaran kios dan barang dagangan mereka ludes terbakar. Sementara untuk pemilik kios yang telah menyewakan kiosnya untuk pedagang dari luar Kota Blitar, tidak akan dapat.

"Sesuai peraturan kan memang tidak boleh memberi bantuan, ya kita ikuti aturan saja," imbuhnya.

Menurut Ariyanto kondisi ini sudah disampaikan ke Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar. Kantor Dinas Pasar juga sudah mengembalikan sisa anggaran yang digunakan untuk santunan para pedagang ke kas daerah.

"Sisa anggaran yang mencapai RP. 173 juta sudah kita kembalikan ke Kasda," tutur Ariyanto.

Diberitakan sebelumnya pasca kebakaran pasar terbesar di Kota Blitar tersebut, korban kebakaran pasar Legi yang merupakan warga Kota Blitar menerima bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar. Sesuai dengan keputusan Wali Kota Blitar, setiap pedagang mendapatkan bantuan Rp. 1 Juta.

“Mereka yang mengambil bantuan ada persyaratannya, KTP asli, KK asli dan sertifikat kios. Jika tidak bantuan tidak bisa dicairkan," pungkasnya. (tri/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...