Ilustrasi. Foto: Ist
BANGSAONLINE.com - Pasokan BBM di Jawa Timur dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menyebut hasil pemantauan di lapangan menunjukkan ketersediaan BBM tercukupi.
BACA JUGA:
- Akal-akalan Barcode BBM Subsidi Terbongkar, 5 Tersangka Dibekuk Polres Probolinggo Kota
- Pertamina Ajak Masyarakat Awasi Distribusi BBM dan LPG Subsidi
- Polres Probolinggo Tangkap 7 Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi di Lima Lokasi
- Polresta Sidoarjo Amankan 845 Liter Pertalite Diduga Ditimbun untuk Dijual Ilegal
Menurut dia, avtur, solar subsidi, Pertalite, serta BBM umum seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dex Lite berada dalam kondisi cukup sehingga mampu melayani kebutuhan masyarakat hingga awal 2026.
“Ketersediaan BBM telah memenuhi ketentuan ketahanan hari pasokan. Penyaluran juga terus dijaga agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan mudah di SPBU,” kata Wahyudi.
Ia menegaskan, seluruh stok BBM yang disiapkan Pertamina Patra Niaga telah memenuhi ketentuan coverage days yang ditetapkan pemerintah. Fokus utama Pertamina saat ini adalah menjaga kelancaran distribusi ke SPBU agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.
“Seluruh stok BBM yang disiapkan Pertamina Patra Niaga telah memenuhi coverage days. Fokusnya untuk menjaga distribusi ke penyalur atau SPBU,” ujarnya.
Meski kebutuhan avtur meningkat dibandingkan hari normal, Wahyudi memastikan penyiapan dan distribusinya dilakukan optimal. Berdasarkan monitoring, stok avtur tetap terjaga dengan suplai rutin dari Integrated Terminal (IT) Perak Surabaya.
“Stok avtur kurang lebih enam hari dan suplai dilakukan secara kontinu dua hari sekali. Insya Allah tidak ada kendala,” tuturnya.
Pasokan BBM dari Kilang Pertamina Tuban serta pengiriman melalui jalur laut juga berjalan sesuai jadwal. Stok di Jawa Timur tercatat berada pada kisaran 6 hingga 13 hari, tergantung jenis produk.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




