Sabtu, 23 November 2019 00:23

Dilepas Bupati Tuban, KKN Unirow Fokus Bantu Pengelolaan Data Desa

Senin, 08 Agustus 2016 17:32 WIB
Wartawan: Suwandi
Dilepas Bupati Tuban, KKN Unirow Fokus Bantu Pengelolaan Data Desa
Bupati Tuban H. Fathul Huda (kiri) dan Rektor Unirow Dr. Supiana Dian Nurtjahyani saat melepas mahasiswa. foto: SUWANDI/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Rektor Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, Dr. Supiana Dian Nurtjahyani menyampaikan, selama kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa ditugasi membantu desa dalam mengelola data. Pengelolaan data itu meliputi, profil desa, program desa maupun register data desa yang perlu diupdate setiap tahun.

“Inovasi KKN tahun ini, kami bekerja sama dengan desa dalam mengolah data,” kata Dian usai melepas mahasiswa KKN di Pendopo Krido Manunggal, Tuban, Senin (8/8).

Demi melancarkan rencana tersebut, kata Dian, pihak kampus sudah bekerja sama dengan instansi dan SKPD. Bahkan, setiap kegiatan berlangsung, mahasiswa akan didampingi Bappemas. 

“Kami berupaya bersinergi dengan pemkab, karena pembangunan ini adalah tanggung jawab bersama,” ungkapnya

Dian menambahkan, kehadiran mahasiswa Unirow di desa diharapkan dapat memfasilitasi persoalan yang ada. Untuk itu, mahasiswa Unirow dituntut mampu memberikan solusi yang cermat. “Kami tekankan mahasiswa Unirow harus memiliki ide kreatif dan inovatif,”tegasnya.

Ditempat yang sama, Bupati Tuban Fathul Huda berpesan, agar kegiatan KKN Unirow dapat disinkronkan dengan program pemkab. Terutama dalam bidang akademik, pemberdayaan masyarakat dan kegiatan perekonomian yang bisa mengentas angka kemiskinan.

“Kami harap programnya bisa berkelanjutan. Jika itu tepat dan cocok maka akan diprogramkan ke APBD. Tetapi kami minta pada pihak kampus, jangan sampai perguruan tinggi ini dibawa ke politik,” harap mantan Ketua PCNU Tuban ini.

Terpisah, salah satu peserta KKN, Yuli, mengaku sampai saat ini pihaknya belum membuat program yang akan diterapkan di desa. Yuli mengaku masih hendak mapping tempat untuk menentukan program yang akan diterapkan di desa. “Belum ada program, ini baru tahap survey dulu,” aku Yuli.

Sekedar informasi, KKN Unirow 2016 ini diikuti sebanyak 1362 mahasiswa. Pelaksanaan KKN akan digelar selama satu bulan. Karena ada 3 SKS, maka per minggu minimal ada 30 jam. Berarti dalam dalam 4 minggu akan menempuh 120 jam. Sedangkan tempat pelaksanaan KKN ada 12 kecamatan, yakni, Jenu, Senori, Merakurak, Soko, Palang, Plumpang, Widang, Parengan, Tuban, Gerabagan, Rengel dan Bancar. (wan/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 21 November 2019 23:31 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Meluasnya kabar keberadaan destinasi wisata alam pohon besar yang mempunyai akar seribu di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, membuat warga setempat penasaran. Kini, pohon akar seribu itu telah menjadi daya tarik da...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...