Senin, 26 Agustus 2019 10:45

Dilepas Bupati Tuban, KKN Unirow Fokus Bantu Pengelolaan Data Desa

Senin, 08 Agustus 2016 17:32 WIB
Wartawan: Suwandi
Dilepas Bupati Tuban, KKN Unirow Fokus Bantu Pengelolaan Data Desa
Bupati Tuban H. Fathul Huda (kiri) dan Rektor Unirow Dr. Supiana Dian Nurtjahyani saat melepas mahasiswa. foto: SUWANDI/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Rektor Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, Dr. Supiana Dian Nurtjahyani menyampaikan, selama kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa ditugasi membantu desa dalam mengelola data. Pengelolaan data itu meliputi, profil desa, program desa maupun register data desa yang perlu diupdate setiap tahun.

“Inovasi KKN tahun ini, kami bekerja sama dengan desa dalam mengolah data,” kata Dian usai melepas mahasiswa KKN di Pendopo Krido Manunggal, Tuban, Senin (8/8).

Demi melancarkan rencana tersebut, kata Dian, pihak kampus sudah bekerja sama dengan instansi dan SKPD. Bahkan, setiap kegiatan berlangsung, mahasiswa akan didampingi Bappemas. 

“Kami berupaya bersinergi dengan pemkab, karena pembangunan ini adalah tanggung jawab bersama,” ungkapnya

Dian menambahkan, kehadiran mahasiswa Unirow di desa diharapkan dapat memfasilitasi persoalan yang ada. Untuk itu, mahasiswa Unirow dituntut mampu memberikan solusi yang cermat. “Kami tekankan mahasiswa Unirow harus memiliki ide kreatif dan inovatif,”tegasnya.

Ditempat yang sama, Bupati Tuban Fathul Huda berpesan, agar kegiatan KKN Unirow dapat disinkronkan dengan program pemkab. Terutama dalam bidang akademik, pemberdayaan masyarakat dan kegiatan perekonomian yang bisa mengentas angka kemiskinan.

“Kami harap programnya bisa berkelanjutan. Jika itu tepat dan cocok maka akan diprogramkan ke APBD. Tetapi kami minta pada pihak kampus, jangan sampai perguruan tinggi ini dibawa ke politik,” harap mantan Ketua PCNU Tuban ini.

Terpisah, salah satu peserta KKN, Yuli, mengaku sampai saat ini pihaknya belum membuat program yang akan diterapkan di desa. Yuli mengaku masih hendak mapping tempat untuk menentukan program yang akan diterapkan di desa. “Belum ada program, ini baru tahap survey dulu,” aku Yuli.

Sekedar informasi, KKN Unirow 2016 ini diikuti sebanyak 1362 mahasiswa. Pelaksanaan KKN akan digelar selama satu bulan. Karena ada 3 SKS, maka per minggu minimal ada 30 jam. Berarti dalam dalam 4 minggu akan menempuh 120 jam. Sedangkan tempat pelaksanaan KKN ada 12 kecamatan, yakni, Jenu, Senori, Merakurak, Soko, Palang, Plumpang, Widang, Parengan, Tuban, Gerabagan, Rengel dan Bancar. (wan/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...