Kamis, 16 Juli 2020 19:49

Dilepas Bupati Tuban, KKN Unirow Fokus Bantu Pengelolaan Data Desa

Senin, 08 Agustus 2016 17:32 WIB
Wartawan: Suwandi
Dilepas Bupati Tuban, KKN Unirow Fokus Bantu Pengelolaan Data Desa
Bupati Tuban H. Fathul Huda (kiri) dan Rektor Unirow Dr. Supiana Dian Nurtjahyani saat melepas mahasiswa. foto: SUWANDI/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Rektor Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, Dr. Supiana Dian Nurtjahyani menyampaikan, selama kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa ditugasi membantu desa dalam mengelola data. Pengelolaan data itu meliputi, profil desa, program desa maupun register data desa yang perlu diupdate setiap tahun.

“Inovasi KKN tahun ini, kami bekerja sama dengan desa dalam mengolah data,” kata Dian usai melepas mahasiswa KKN di Pendopo Krido Manunggal, Tuban, Senin (8/8).

Demi melancarkan rencana tersebut, kata Dian, pihak kampus sudah bekerja sama dengan instansi dan SKPD. Bahkan, setiap kegiatan berlangsung, mahasiswa akan didampingi Bappemas. 

“Kami berupaya bersinergi dengan pemkab, karena pembangunan ini adalah tanggung jawab bersama,” ungkapnya

Dian menambahkan, kehadiran mahasiswa Unirow di desa diharapkan dapat memfasilitasi persoalan yang ada. Untuk itu, mahasiswa Unirow dituntut mampu memberikan solusi yang cermat. “Kami tekankan mahasiswa Unirow harus memiliki ide kreatif dan inovatif,”tegasnya.

Ditempat yang sama, Bupati Tuban Fathul Huda berpesan, agar kegiatan KKN Unirow dapat disinkronkan dengan program pemkab. Terutama dalam bidang akademik, pemberdayaan masyarakat dan kegiatan perekonomian yang bisa mengentas angka kemiskinan.

“Kami harap programnya bisa berkelanjutan. Jika itu tepat dan cocok maka akan diprogramkan ke APBD. Tetapi kami minta pada pihak kampus, jangan sampai perguruan tinggi ini dibawa ke politik,” harap mantan Ketua PCNU Tuban ini.

Terpisah, salah satu peserta KKN, Yuli, mengaku sampai saat ini pihaknya belum membuat program yang akan diterapkan di desa. Yuli mengaku masih hendak mapping tempat untuk menentukan program yang akan diterapkan di desa. “Belum ada program, ini baru tahap survey dulu,” aku Yuli.

Sekedar informasi, KKN Unirow 2016 ini diikuti sebanyak 1362 mahasiswa. Pelaksanaan KKN akan digelar selama satu bulan. Karena ada 3 SKS, maka per minggu minimal ada 30 jam. Berarti dalam dalam 4 minggu akan menempuh 120 jam. Sedangkan tempat pelaksanaan KKN ada 12 kecamatan, yakni, Jenu, Senori, Merakurak, Soko, Palang, Plumpang, Widang, Parengan, Tuban, Gerabagan, Rengel dan Bancar. (wan/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 15 Juli 2020 12:17 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...