Antisipasi Pencabulan, Polisi di Sidoarjo Razia Sekolah

Antisipasi Pencabulan, Polisi di Sidoarjo Razia Sekolah Petugas kepolisian memeriksa Hp tiap siswa untuk mencegah konten-konten porno. foto: catur 'gogon' andy/ BANGSAONLINE

Usai dari sana, petugas melanjutkan razia. Kali ini rental warnet dan game online di Jalan Wonocolo, Sepanjang, Taman. Hal mengejutkan terlihat di sana. Ada lima anak usia rata-rata 10 tahun terlihat asik bermain game online di sana. Satu di antaranya terlihat sedang asyik menonton. Ternyata, mereka sudah lama ketagihan bermain game perang itu. Saat ditanya, mereka mengaku sudah pulang sekolah sejak pukul 09.00 dan sudah izin orang tua untuk bermain itu.

”Yang diakses memang cuma game. Kadang malah orang tua mereka sendiri yang menitipkan di sini,” ujar pemilik rental Ummi Kalsum.

Untuk itu, petugas mendata nama-nama mereka beserta asal sekolah. Untuk ditindaklanjuti dengan memberikan pengarahan ke orangtua dan guru mereka, agar tidak semakin kecanduan parah. Bergesar ke sebelah barat dari Kecamatan Taman, ada razia juga. Di Warnet Planet dan Warnet Arwana Krian. Namun tak ditemukan ada yang mengakses konten porno di sana.

Tak berhenti di situ. Jajaran Polsek Krian melanjutkan razia lagi. Kali ini di SMK 1 Krian dan SMK 2 Krian. Hasilnya cukup mencengangkan. Ditemukan 1 siswa SMK 1 dan 4 siswa SMK 2 krian yang kedapatan menyimpan video porno di handphone mereka.

”Kami peringatkan, kemudian kami serahkan ke pihak sekolah dan orangtua untuk dilakukan pembinaan dan dibuatkan surat pernyataan tidak mengulangi,” ujar Kapolsek Krian Kompol Agung Setyono.(cat/rd)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO