Buntut Pengusiran Ketua PCNU, DPR RI Minta Ketua DPRD Surabaya Minta Maaf secara Terbuka

Buntut Pengusiran Ketua PCNU, DPR RI Minta Ketua DPRD Surabaya Minta Maaf secara Terbuka Armuji

“Saya pastikan ke Budi, apakah hanya saya yang disuruh keluar, ternyata dia bilang semuanya, saya dan pak Muhibbin serta satu teman dari NU,”ucap dia.

Dia mengungkapkan, Budi beralasan keberadaannya dengan pengurus NU di lantai dua ruang sidang paripurna mencolok. Sayang, Satuham tidak cukup paham dengan maksud mencolok. Setelah turun ke lantai satu, langsung digiring ke luar. Tetapi, Satuham ngeyel tetap bertahan didalam karena paripurna terbuka untuk umum.

“Saya katakan ya, karena Budi komunikasinya dengan saya, Pamdal itu nyuruh kami keluar atas perintah pimpinan Armuji,”tegas dia.

Sebelum masuk ruangan sidang, Satuham dan Muhibbin sempat berbincang-bincang dengan Mazlan Mansyur dan panitia khusus (pansus) pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol (mihol), Eddi Rachmat di lantai tiga. Karena berdiri, akhirnya disuruh masuk ruang paripurna.

“Yang nyuruh masuk ke paripurna itu dewan, kami ini dipersilahkan masuk kok,”tandas dia. (lan/ns)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO