Rabu, 19 Februari 2020 11:08

Berantas DBD, Dinkes Kota Mojokerto Dibantu Warga

Rabu, 13 Januari 2016 22:09 WIB
Berantas DBD, Dinkes Kota Mojokerto Dibantu Warga
Pernyataan kerjasama Dinkes dan para aktivis kesehatan. foto: yudi eko purnomo/ BANGSAONLINE

KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi penyebaran nyamuk Aedes Aegepty yang mewabah di sejumlah daerah di Tanah Air, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mojokerto bersama elemen masyarakat berjibaku memerangi biang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Sebuah kelompok masyarakat yang bernaung di bawah Forum Masyarakat Peduli Puskesmas (FMPP), menyatakan kesiapannya menghadapi penyakit yang menjadi fenomena ini.

"Kami bersama para relawan FMPP akan mengantisipasi terhadap kemungkinan menjangkitnya penyebaran penyakit, salah satunya DBD. Caranya kami bersama Dinkes akan ikut PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) secara berkala," papar ketua FMPP, Hamidah, usai meneken Kontrak Layanan Kesehatan, Rabu (13/1).

Antivis perempuan ini mengungkapkan keprihatinannya atas mewabahnya DBD di sejumlah daerah di Tanah Air. "Terus terang kami prihatin dengan kejadian ini, sehingga kami membentuk tim kesehatan yang turut bertugas di Puskesmas. Meski kasus DBD nihil kami akan berperan aktif dalam menjaga penyebaran DBD melalui kegiatan sosialisasi di masyarakat," katanya.

Kata ia, pihaknya juga turut andil dalam beberapa kegiatan di Puskesmas. Seperti, peningkatan kualitas pelayanan di Puskesmas. Pembagian tugas akan data DBD di masyarakat, dan validasi data ibu hamil.

Sementara itu, Kadinkes Kota Mojokerto Christina Indah Wahyu mengungkapkan apresiasinya terhadap dukungan pokmas. "Kami mengapresiasi dukungan masyarakat atas pencegahan DBD dan peran serta dalam pelayanan kesehatan. Kerjasama di 5 puskemas yang ada akan sangat berarti," paparnya.

Ia mengungkapkan meski daerah lain tengah berperang melawan DBD angka penyakit ini nihil di Kota Mojokerto. "Sampai Januari ini nihil. Kemarin ada dua tapi hanya gejala Demam Dengue dan mereka sudah pulang. Bahkan salah satunya bukan warga kita tapi warga Sambiroto," terangnya.

Untuk mengantisipasi penyebaran nyamuk ini lintas daerah pihak Dinkes tetap mengandalkan PSN yang rutin digelar tiap Jumat. Ia mengklaim langkah ini jauh lebih efektif dibanding dengan fogging yang bisa menyebabkan nyamuk jadi kebal. (yep/ros) 

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Senin, 10 Februari 2020 11:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALTidak sama an...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...