Puluhan Pelajar yang terjaring razia diamakan ke kantor Satpol PP Jombang. foto: rony suhartomo/ BANGSAONLINE
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Razia Pelajar digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang Jawa Timur, Selasa (12/1). Hasilnya, puluhan pelajar yang kepergok membolos saat kegiatan belajar mengajar (KBM) terjaring.
Kepala Bagian Operasi Satpol PP Kabupaten Jombang Ali Arifin, mengatakan razia yang digelar oleh pihaknya ini bermaksud untuk meningkatkan ketertiban pelajar pasca libur tahun baru dan natal.
BACA JUGA:
- DPRD Jombang Bahas Raperda Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan
- Polres Jombang Bakal Gelar Razia pada Malam Tahun Baru, Ini Sasaran Selanjutnya
- Bupati dan Polres Jombang Gelar Operasi Jelang Sahur, Dapati Sejumlah Pemuda Pesta Miras
- Tarif Short Time Rp30 Ribu Per Jam, Kos Mesum di Jombang Digrebek Polisi
Razia dimulai di tempat yang berada di Desa Pandanwangi. Dari tempat ini, korp berbaju coklat ini berhasil mengamankan puluhan pelajar yang sedang asik bermain internet dan balab mobil tamiya. Dua di antara siswa tersebut juga kedapatan membawa senjata tajam dan handphone yang berisi video porno.
Razia kemudian dilanjutkan ke sebuah warung yang terindikasi menjadi tempat bolos para siswa. Di sini, petugas mengamankan tiga pelajar.
“Mereka yang terjaring selanjutnya akan didata dan pihak sekolah akan dihubungi untuk dipanggil ke kantor satpol PP dan menjemput para siswanya yang kedapatan membolos,” ujarnya, Selasa (12/1).
Ali Arifin menambahkan untuk siswa yang kedapatan membawa senjata tajam dan video porno akan dilakukan proses lebih lanjut dan akan pihak sekolah akan dipanggil untuk memberikan bimbingan konseling lebih intensif.
Dari data yang berhasil dihimpun wartawan, siswa yang terjaring razia yakni sejumah 26 siswa. 20 orang merupakan siswa SMA sederajat, 6 siswa SMP sederajat di antaranya 1 orang siswa perempuan. (ony/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




