Senin, 01 Juni 2020 09:00

Gedung Puskesmas Kecamatan Pitu Ngawi Mangkrak, Kontraktor Kena Pinalti

Minggu, 29 November 2015 22:52 WIB
Gedung Puskesmas Kecamatan Pitu Ngawi Mangkrak, Kontraktor Kena Pinalti

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Proyek rehabiltasi gedung puskesmas senilai ratusan juta di Kecamatan Pitu tepatnya masuk Desa Ngancar, Kecamatan Pitu, Ngawi mangkrak. Proyek yang didanai APBD 2015 senilai Rp 360 juta itu saat ini terbengkalai lantaran ditinggal pihak rekanan selaku pemenang tender.

“Tidak tahu banyak soal adminitrasi maupun teknis pekerjaan, karena semuanya yang menangani Dinas Kesehatan (Dinkes-red),” kata Kepala Puskesmas Pitu Agung Kurniawan Jumat lalu.

Agung menuturkan, jika saat ini masih banyak pekerjaan yang belum selesai, seperti keramik belum dipasang, semua pintu gedung juga belum ada. Padahal, kata dia, proyek rehabilitasi ini harusnya selesai pada akhir Oktober.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Rahmat Sutedjo saat dikonfirmasi menjelaskan, proyek rehabilitasi gedung Puskesmas yang dikerjakan CV Kartika Jaya tersebut memang sudah melebihi batas waktu yang ditentukan.

“Pekerjaan itu dimulai pada 15 Juli 2015, dan harusnya sudah selesai pada akhir Oktober kemarin. Tapi sampai saat ini progresnya baru sekitar 80 persen, dan kami sudah memberikan surat teguran sebanyak 4 kali kepada pihak rekanan,” ujar dia.

Dijelaskan, selain memberikan teguran pihaknya mengaku juga sudah turun ke lokasi bersama Inspektorat. Dari hasil pemeriksaan tersebut, pihaknya bersama tim inspektorat memutuskan untuk memberikan kesempatan pada CV Kartika Jaya agar menyelesaikan pekerjaan hingga 15 desember.

“Kami beri kesempatan hingga 15 Desember, kalau tidak diselesaikan akan diputus kontrak. Selain itu, saat ini sanksi denda 1.000/mil dikali nilai kontrak sudah berjalan selama 30 dari batas akhir pekerjaan,” jelas dia.

Ditambahkan, jika sampai terjadi putus kontrak pada proyek rehabilitasi gedung Puskesmas tersebut, pihaknya bakal menghitung semua volume pekerjaan yang sudah dikerjakan, dan melakukan tender ulang untuk sisa pekerjaan.

“Pekerjaan yang sudah dikerjakan akan kami hitung dan kami bayar, kemudian untuk sisa pekerjaan yang belum selesai akan ditenderkan ulang. Kalau masalah sanksi lain-lain pada pihak rekanan itu bukan wewenang kami, termasuk mem-back list,” pungkas dia. (nal/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...