Halaqah Pesantren di Kediri Fokus Perlindungan Anak

Halaqah Pesantren di Kediri Fokus Perlindungan Anak Halaqah pengasuh pondok pesantren di Kediri. Foto: Ist

“Satu pesantren mengalami kasus, pesantren lain ikut mendapatkan getahnya. Karena itu kita harus bersama-sama menjaga marwah pesantren sekaligus memperkuat sistem perlindungan bagi santri,” katanya.

Sedangkan Sekretaris RMI PB, Ulun Nuha atau Gus Ulun, menyoroti 3 tantangan utama pesantren, yakni meningkatnya kasus kekerasan, paparan media yang masif, serta ketidaksabaran masyarakat terhadap proses hukum. 

“Dalam perspektif korban, satu korban tetap satu korban. Persoalan ini tidak bisa hanya dilihat sebagai angka statistik. Ketika ada satu anak menjadi korban, itu harus menjadi perhatian serius kita bersama,” ucapnya.

Sejumlah peserta juga menekankan pentingnya menjadikan sorotan publik sebagai momentum perbaikan. Ning Nuvis dari Nawaning Nusantara menilai praktik yang dianggap lumrah di pesantren perlu ditinjau ulang agar sesuai prinsip perlindungan anak.

Halaqah ini diharapkan menjadi fondasi pengembangan Modul Pesantren Ramah Anak berbasis enam pilar Transformasi Pesantren yang akan diterapkan secara berkelanjutan. (uji/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Gila NU dan Orang NU Gila, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (16)':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO