Kepesertaan JKN Tulungagung Tembus 84,52 Persen, Keaktifan Peserta Masih Jadi PR

Kepesertaan JKN Tulungagung Tembus 84,52 Persen, Keaktifan Peserta Masih Jadi PR Fitriyah Kusumawati

Untuk memperluas cakupan kepesertaan, terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat melalui program Keliling yang menyasar wilayah perdesaan. Selain sosialisasi, program tersebut juga menyediakan berbagai layanan administrasi kepesertaan secara langsung.

Pada segmen pekerja penerima upah, melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap badan usaha agar seluruh pekerjanya terdaftar sebagai peserta . Saat ini terdapat 1.092 badan usaha yang terdaftar di Kabupaten , terdiri atas 40 perusahaan besar, 189 perusahaan menengah, 377 perusahaan kecil, dan 486 usaha mikro.

Dari total tersebut, sebanyak 336 badan usaha dinyatakan patuh terhadap kewajiban kepesertaan . Sementara itu, 80 badan usaha lainnya masih belum memenuhi kewajiban tersebut.

"Sedangkan tingkat kepatuhan dari peserta badan usaha kami lakukan melalui pemeriksaan dan pengawasan setiap minggunya dengan memanggil perusahaan. Kita juga mendapatkan dukungan dari Kejaksaan Negeri . Jika ada yang bandel membayar iuran, kami dibantu," jelasnya.

Fitriyah menyebut tantangan terbesar dalam meningkatkan keaktifan peserta masih berasal dari segmen peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Menurut dia, masih banyak masyarakat yang hanya membayar iuran saat membutuhkan layanan kesehatan.

"Khusus untuk kepatuhan peserta mandiri memang rendah karena kebanyakan masyarakat membayar iuran jika memerlukan pelayanan kesehatan melalui . Jika tidak memerlukan, semangat gotong royongnya masih perlu kita tingkatkan lagi," ungkapnya.

Secara nasional, cakupan kepesertaan per 1 Mei 2026 telah mencapai 285.028.912 jiwa atau sekitar 98,86 persen dari total penduduk Indonesia. Adapun target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 menetapkan cakupan kepesertaan sebesar 99 persen dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 83,5 persen.

Dibandingkan target tersebut, Kabupaten masih menghadapi tantangan yang cukup besar. Selain perlu meningkatkan jumlah peserta hingga mendekati target sebesar 98 persen, daerah ini juga harus mendorong peningkatan keaktifan peserta agar manfaat Program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Fitriyah berharap masyarakat turut berperan menjaga keberlangsungan Program dengan menjadi peserta aktif dan membayar iuran secara rutin.

"Mari tingkatkan gotong royong bersama dengan mendaftarkan diri sebagai peserta aktif dan rutin membayar iuran tepat waktu agar program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (fer/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Pria di Tulungagung Pepet Perempuan Pengendara Motor Sambil Masturbasi ':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO