Salah satu titik yang terus dipantau, agar lalu lintas lancar. (Ist).
Sementara kendaraan pribadi dan sepeda motor dapat melintas melalui Simpang Empat Alun-Alun, Jalan Brigjen Katamso, Simpang Empat Baruna, dan Jalan Kaliombo.
“Kami juga bekerja sama dengan Satlantas Polres Kediri Kota serta pihak pelaksana proyek dengan menempatkan petugas di sejumlah titik strategis untuk memberikan arahan kepada pengguna jalan,” terangnya.
Selain pengaturan di lapangan, Dishub Kota Kediri juga melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara real time melalui sistem Area Traffic Control System (ATCS).
Berdasarkan hasil pemantauan, kepadatan kendaraan yang terjadi merupakan dampak meningkatnya volume lalu lintas serta penerapan sistem buka-tutup atau perlintasan bergantian di area pekerjaan. Meski demikian, arus kendaraan masih bergerak dan belum terjadi kemacetan total.
“Dari pantauan ATCS, kondisi lalu lintas terpantau padat merayap, bukan stagnan atau berhenti total. Kepadatan terjadi karena adanya peningkatan volume kendaraan dan pelimpahan arus dari Jalan Urip Sumoharjo,” jelas Arief.
Ia menambahkan, penutupan Jembatan Kaliombo I mulai diberlakukan pada Jumat (29/5/2026) dan bertepatan dengan libur panjang akhir pekan.
Kondisi tersebut menyebabkan masih banyak pengguna jalan yang belum mengetahui adanya penutupan maupun jalur alternatif yang telah disiapkan.
Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan dan memperhatikan petunjuk lalu lintas selama masa rehabilitasi berlangsung agar perjalanan tetap aman dan lancar. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




