Ilustrasi. Foto: Ist
Selain bumbu, masyarakat kerap menggunakan parutan nanas atau daun pepaya untuk melunakkan daging. Namun, penggunaannya perlu dibatasi agar daging tidak terlalu lembek.
Dakar menambahkan, pembakaran sate sebaiknya menggunakan api sedang agar daging matang perlahan dan tidak gosong.
"Kalau api terlalu besar, bagian luar sate bisa hangus sementara bagian dalamnya masih keras," ucapnya.
Ia juga menyarankan agar sate dibolak-balik perlahan selama proses pembakaran dan dioles bumbu kecap untuk menjaga kelembapan daging.
Kualitas arang dianggap turut memengaruhi aroma dan cita rasa sate. Penggunaan arang alami dinilai mampu memberikan aroma asap khas yang membuat sate lebih menggugah selera. (ard/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




