PPIH Terapkan Sistem Buka-Tutup di Terminal Ajyad Demi Keselamatan Jemaah Haji

PPIH Terapkan Sistem Buka-Tutup di Terminal Ajyad Demi Keselamatan Jemaah Haji Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi, Syarif Rahman

“Padahal sistem buka tutup itu sebenarnya untuk kepentingan keselamatan jemaah,” kata Syarif.

meminta ketua regu, ketua rombongan, dan ketua kloter turut memberikan pemahaman kepada jemaah agar tetap tertib dan bersabar saat mengantre bus selawat.

“Keluarga jemaah juga diharapkan memberikan pengertian supaya jemaah tidak berbondong-bondong dan tetap sabar. Kalau bisa santai sebentar,” ujarnya.

Menurut Syarif, penerapan sistem buka-tutup tersebut cukup efektif dalam mengurai kepadatan jemaah di Terminal Ajyad.

Ia menyebut proses pengangkutan jemaah seusai salat Isya menuju kawasan Misfalah dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 58 menit.

“Menurut kami ini hal baik demi keselamatan jemaah,” katanya.

Ke depan, saat seluruh jemaah haji Indonesia telah berada di Makkah, akan berkoordinasi dengan petugas sektor dan pembimbing ibadah untuk mengatur jadwal kepulangan jemaah dari Masjidil Haram secara bertahap.

Langkah tersebut dilakukan guna mengurangi kepadatan sekaligus mencegah jemaah mengalami kelelahan maupun dehidrasi.

“Mereka boleh ke Masjidil Haram, tapi keluarnya diatur ada yang satu setengah jam, satu jam, atau dua jam setelah shalat. Itu untuk meminimalisir krodit, jemaah tidak dehidrasi, dan semuanya bisa lancar,” ujarnya.

Selain itu, juga tengah mengupayakan agar dua pintu di Terminal Ajyad dapat dioperasikan untuk memperlancar arus pergerakan jemaah.

“Kita akan usahakan dua pintu mudah-mudahan bisa terbuka sehingga bisa lebih tertib,” tandasnya. (msn/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO