Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Foto: Ist.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi angkat bicara terkait dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh eks Camat Karanggeneng. Bupati yang akrab disapa Yes itu, mengaku dirinya sudah mendengar laporan tersebut.
"Ya, kami sudah mendengar terkait hal tersebut," kata Pak Yes, Kamis (7/5/2026).
BACA JUGA:
- Upaya Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng
- Genjot Produktivitas Padi, Bupati Lamongan Salurkan Combine Harvester
- Lantik 34 Pejabat, Bupati Lamongan Tekankan Profesionalisme dan Integritas
- Upaya Pertahankan Swasembada Pangan, Pemkab Lamongan Siapkan Langkah Atas Kekeringan
Ia mengatakan, mutasi yang dilakukan merupakan bentuk sanksi dari Pemerintah Kabupaten Lamongan.
"Mutasi yang kami lakukan beberapa waktu yang lalu juga merupakan salah satu bentuk sanksi kepada yang bersangkutan," ujar Pak Yes.
Namun demikian, eks camat tersebut masih dilakukan pemeriksaan oleh bagian inspektorat.
"Dari Inspektorat untuk sanksi lainnya nanti menunggu nanti," tandasnya.
Viralnya video dan tangkapan layar percakapan yang mencatut nama Camat Karanggeneng sempat viral di media sosial. Oknum pejabat itu, diduga menjalin hubungan gelap dengan wanita yang bukan istrinya.
Dugaan perselingkuhan tersebut, mencuat setelah potongan video memperlihatkan sosok yang diduga sang camat tengah berjalan mesra dengan seorang wanita viral di berbagai media sosial.
Selain itu, beberapa tangkapan layar percakapan yang tak pantas juga turut tersebar luas.
Menanggapi kegaduhan itu, Pemkab Lamongan memastikan telah mengambil langkah tegas. Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Mohammad Nalikan menyatakan bahwa pihak Inspektorat sudah turun tangan untuk melakukan pendalaman.
"Sudah dilakukan langkah sesuai ketentauan dengan meminta klarifikasi oleh Inspektorat," ujar Nalikan melalui pesan singkat.
Di tengah bergulirnya isu tersebut, terjadi pergeseran jabatan di lingkungan Pemkab Lamongan.
Dian, yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Karanggeneng, kini resmi dimutasi menjadi Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lamongan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




