Bupati Fawait dalam program Gus'e Menjawab yang digelar pada Jumat (10/4/2026) malam.
JEMBER, BANGSAONLINE.com – Bupati Jember, Muhammad Fawait, melalui platform digital menjawab berbagai isu yang muncul atas program unggulan di antaranya Bunga Desaku dan Mlijo Cinta.
Melalui kanal Gus’e Menjawab, Gus Fawait secara tegas menjawab satu per satu berbagai pertanyaan yang diberikan secara terbuka.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk keterbukaan publik dan tanggung jawab atas berbagai program yang telah dilaksanakan.
“Agenda ini dengan menggunakan platform digital, untuk bisa memastikan komunikasi secara inklusif dan memotong jarak dengan masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (10/4/2026) malam.
Ia menyampaikan, langkah ini sebagai upaya agar masyarakat bisa mengerti arah kebijakan yang akan diambil.
Dalam agenda itu, berbagai kalangan dilibatkan untuk bisa memberikan masukan dan kritikan atas kebijakan yang diambil oleh pemerintah.
Gus Fawait menyampaikan, program pemberdayaan seperti Mlijo Cinta ini dianggap kurang efektif dalam menyasar pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Jadi perlu kami tegaskan bahwa ini bukan sekedar bantuan untuk seremonial saja, melainkan untuk menata ekosistem dari petani lokal dengan pasar domestik,” jelasnya.
“Sehingga jika ekosistem ini terbentuk, maka langkah pertumbuhan ekonomi pun bisa berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Selanjutnya, terkait program Bunga Desaku yang juga dianggap tidak maksimal di tengah kondisi fiskal dan efisiensi saat ini.
Gus Fawait secara tegas menerangkan program ini dianggap penting karena bisa memotong birokrasi dan langsung secara tepat mengetahui berbagai persoalan masyarakat di lapangan.
“Termasuk persoalan krusial yang terjadi, apalagi di bawah ini banyak persoalan sosial yang sangat kurang cepat ditangani dengan langkah birokratis,” sambungnya.
“Jadi kebijakan ini bisa langsung diambil, tanpa harus ada proses administrasi yang panjang dan tepat pada sasaran,” lanjutnya.
Ia juga mengungkapkan, dengan adanya program unggulan ini, maka perlu strategi dalam mengatasi persoalan kemiskinan dan optimalisasi infrastruktur.
“Perlu juga juga pembangunan fisik dan juga harus ada pengaman sosial, untuk mengatasi ketimpangan ekonomi,” sambungnya.
Bupati Fawait menegaskan akan terus membuka dialog terbuka untuk memastikan kebijakan pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. (nga/yud/msn).

























