Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito saat berdialog dengan Kader Srikandi. (Ist).
Data menunjukkan, AKI di Kabupaten Kediri pada 2024 dan 2025 masing-masing tercatat 11 kasus, sementara pada 2026 hingga April sudah terjadi 3 kasus kematian ibu.
Adapun AKB pada 2024 hingga April 2026 masing-masing tercatat 62 kasus, 62 kasus, dan 12 kasus setiap tahunnya.
Di sisi lain, prevalensi stunting mengalami penurunan signifikan dari 8,4 persen pada 2024 menjadi 7,65 persen hingga April 2026.
Meski telah berada di angka satu digit, Annisa menilai prevalensi stunting masih berpotensi terus ditekan. Untuk itu, ia berharap Kader Srikandi Biru dapat lebih optimal dalam mendampingi masyarakat.
“Mendekatkan diri kepada masyarakat, lebih sabar dalam mengedukasi, dan lebih peka terhadap kondisi di sekitar kita,” jelas Annisa.
Sebagai informasi, Kader Srikandi Biru merupakan program kerja sama antara TP PKK Kabupaten Kediri dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri yang bertugas hingga tingkat keluarga. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




