Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 moda transportasi Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Minggu (15/3/2026).
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, angkutan mudik dilaksanakan sebanyak enam trip, yaitu pada 8, 12, 15, dan 17 Maret 2026 menuju Pulau Raas, serta 11 dan 16 Maret 2026 menuju Pulau Sapudi.
Sementara itu, angkutan balik juga disiapkan sebanyak enam trip, yaitu pada 29 Maret serta 2, 4, dan 6 April 2026 untuk rute Pulau Raas menuju Pelabuhan Jangkar, serta 27 dan 31 Maret 2026 untuk rute Pulau Sapudi menuju Pelabuhan Jangkar.
Program mudik gratis jalur laut ini merupakan bagian dari rangkaian Mudik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna mendukung mobilitas masyarakat selama masa libur Idul Fitri.
Secara keseluruhan, Pemprov Jawa Timur menyiapkan fasilitas mudik gratis moda bus bagi 9.320 warga Jawa Timur dengan tujuan 20 kabupaten/kota di berbagai wilayah provinsi. Sebanyak 4.000 orang diberangkatkan melalui jalur darat / AKDP menggunakan armada bus dari Surabaya ke 17 Jurusan 20 Kab/ Kota di Jatim, serta Mudik Gratis Jakarta - Jawa Timur / AKAP 8 jurusan di 25 Kab/ Kota sebanyak 2320 orang, sementara 3.000 orang lainnya difasilitasi melalui jalur laut.

Selain itu, Pemprov Jawa Timur juga menyediakan layanan angkutan sepeda motor gratis bagi masyarakat. Program ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan selama arus mudik.
"Selain program mudik gratis kapal laut rute Jangkar-Ra’as dan Jangkar-Sapudi hari ini, pada tanggal 18 Maret juga akan dilaksanakan mudik gratis moda bus dari Jakarta menuju Jawa Timur. Kemudian pada tanggal 19 Maret akan diberangkatkan mudik gratis moda bus dari Surabaya menuju berbagai daerah di Jawa Timur, itu ada 20 titik,” katanya.
Sementara itu, salah satu peserta mudik gratis tujuan Pulau Ra’as, Fatimah (45), menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas terselenggaranya program tersebut.
Ia mengaku hampir setiap tahun mengikuti program mudik gratis karena proses pendaftarannya mudah serta sangat membantu masyarakat dalam menghemat biaya perjalanan pulang kampung.
"Terima kasih Ibu Khofifah sudah mengadakan mudik gratis seperti ini. Program ini sangat membantu kami yang ingin pulang kampung karena bisa menghemat biaya perjalanan. Semoga program ini terus ada setiap tahun,” pungkasnya. (dev/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




