Heboh Nisan Disilang Merah di Makam Kludan SIdoarjo, Perdes Tuai Kontroversi

Heboh Nisan Disilang Merah di Makam Kludan SIdoarjo, Perdes Tuai Kontroversi

Meski demikian, untuk menjaga situasi tetap kondusif, pemerintah desa meminta juru kunci makam segera menghapus tanda silang merah yang sempat dicoret pada sejumlah .

Apalagi, menjelang Hari Raya Idulfitri biasanya banyak warga datang untuk berziarah ke makam keluarga.

Di sisi lain, Ketua RT 05/RW 03 Desa Heru Kuncoro mengaku sejak awal tidak sepakat dengan langkah pencoretan tersebut saat rapat musyawarah berlangsung.

Ia sempat mengusulkan agar makam yang sudah ada sebelumnya tidak diubah, sedangkan aturan baru diberlakukan untuk pemakaman berikutnya.

Menurut Heru, pencoretan justru menimbulkan beban psikologis bagi keluarga almarhum.

“Kasihan keluarga yang makamnya dicoret, seolah-olah melanggar padahal dulu dibuat sebelum aturan ini ramai dibahas,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah desa dapat lebih bijak dalam menerapkan peraturan tersebut serta memperluas sosialisasi agar tidak memunculkan salah persepsi di tengah masyarakat.

“Harapan kami, pemerintah desa lebih bijak dalam penerapan perdes dan sosialisasi bisa lebih merata agar tidak terjadi salah persepsi lagi,” pungkasnya. (cat/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO