Salah satu skema yang tengah dibahas adalah pengoperasian KRL prioritas dengan konsep perjalanan lebih cepat karena tidak berhenti di semua stasiun.
Kereta tersebut hanya akan berhenti di stasiun dengan volume penumpang tinggi.
"Jadi tempat di mana yang ramai saja diberhentikan. Itu rencananya lagi kita godok lah ya. Niatnya bagaimana subsidi bisa kita tekan," katanya.
Namun apabila rencana pengoperasian KRL prioritas tidak terealisasi, kenaikan tarif tiket KRL disebut menjadi salah satu opsi yang kemungkinan akan diberlakukan.
Tepis Kabar Gembira di Awal Tahun
Sebelumnya, pada awal tahun Dirut PT KCI sempat menjelaskan jika tahun 2026, kenaikan tarif KRL masih dalam tahap kajian dan belum terealisasi.
"Sementara kita belum [berencana menaikkan] ya. Kita masih melakukan evaluasi dan melakukan kajian dengan para konsultan dan dengan pemerintah," kata Purnomo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (26/1/2026).
Mengutip Bisnis.com, Purnomo memberi sinyal bahwa rencana untuk menyesuaikan tarif KRL memang telah ada. Hal itu dilakukan dalam rangka mengurangi beban subsidi yang saat ini ditanggung pemerintah.
"Jadi belum ada rilis rencana kapan, karena ternyata begitu dibahas kemudian dipresentasikan cukup ketat juga diskusinya. Jadi akhirnya masih akan dilakukan peninjauan dari sisi yang lain," tandasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




