UHC Awards 2026 yang diterima Pemkab Nganjuk.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi, turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
“Ini adalah pencapaian yang luar biasa, namun tantangan kita belum selesai. BPJS Kesehatan akan terus bekerja sama dengan Pemkab Nganjuk untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga dan setiap peserta bisa mendapatkan akses kesehatan yang mudah," paparnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kepesertaan JKN mereka tetap aktif, agar bisa memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya.
Salah satu peserta JKN, Catur Prasetyo Hartanto (39), warga Desa Bogo, mengaku sangat terbantu dengan program ini. Terdaftar dalam segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang didaftarkan oleh Pemkab, ia merasakan kepedulian nyata pemerintah dalam menyediakan akses kesehatan.
“Saya sangat bersyukur bisa terdaftar sebagai peserta aktif JKN berkat bantuan iuran dari pemerintah daerah. Kami yang kesulitan membayar biaya kesehatan sangat terbantu dengan adanya program JKN," akunya.
"Ketika saya sakit atau membutuhkan pemeriksaan kesehatan, saya tidak lagi khawatir dengan biaya yang tinggi. Saya berharap Program JKN ini bisa terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, seperti saya,” imbuhnya. (bam/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




