Menteri PPPA RI, Arifah Fauzi, didampingi Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, saat usai mengisi materi Diklat PPIH 2026 di Jakarta. Foto: MCH 2026.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi, berpesan kepada seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 agar lebih sabar dan telaten dalam melayani jemaah haji, khususnya perempuan dan lansia.
Hal ini ia sampaikan saat menjadi pemateri dalam pelaksanaan Diklat PPIH 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (28/1/2026) malam.
BACA JUGA:
- Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Arab Saudi, Kemenhaj Fokus Persiapan Armuzna
- Jemaah Haji yang Hilang di Arab Saudi Ditemukan Meninggal Dunia, Kemenhaj Sampaikan Duka Cita
- Pembayaran Dam Haji 2026 Tembus Rekor, Mayoritas Daging Kurban Disalurkan ke Palestina
- Tertibkan Tenda Armuzna Sesuai Nama, Kemenhaj Ancam Cabut Izin KBIHU yang Langgar Aturan
“Kalau kita menghadapi sesuatu di sana jangan ngedumeh (mengeluh, red),” pesannya.
Menurut Arifah, petugas haji bukan sekedar pelaksana teknis, melainkan juga sebagai pengambil keputusan di situasi yang tak terduga, dengan prinsip layanan empatik, adaptif terhadap kebutuhan jemaah, dan melindungi, bukan menyamaratakan.
“Karena petugas adalah sumber rasa aman khususnya bagi perempuan dan lansia,” tegasnya.
Saking merasa amannya, lanjut Menteri PPPA, mereka ketika melihat ada petugas pasti senang dan merasa aman.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




