Wali Kota Pasuruan saat memberi sambutan dalam pambukaan Selantang Mandiri 2026.

Ia berharap, Selantang dapat menjadi inovasi unggulan di Jawa Timur dan masuk dalam program Quick Win Kementerian melalui agenda Lansia Berdaya.
“Melalui Selantang, Kota Pasuruan menegaskan arah pembangunan menuju terwujudnya Lansia Emas yang energik, mandiri, aktif, dan sehat pada tahun 2026,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Sukamto, menyampaikan bahwa jumlah penduduk lansia di Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 12 persen atau 33,84 juta jiwa. Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah lansia terbesar kedua di Indonesia, yakni 15,38 persen atau sekitar 5,7 juta jiwa pada 2024.
“Meningkatnya jumlah lansia merupakan indikator keberhasilan pembangunan, khususnya peningkatan angka harapan hidup. Di Kota Pasuruan, angka harapan hidup telah mencapai 74 tahun,” katanya.
Ia mengapresiasi konsistensi Pemkot Pasuruan dalam menyelenggarakan Selantang hingga Level Standar 2 pada 2025 dan berlanjut ke Level Standar 3 pada 2026 dengan jumlah peserta ratusan lansia.
Acara turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Ketua TP PKK Kota Pasuruan, Wakil Ketua I dan II TP PKK Kota Pasuruan, kepala perangkat daerah, dosen Selantang, serta calon siswa Selantang. (par/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




