Musyawarah Kubro NU di Lirboyo Sepakati Islah dan Opsi Muktamar Luar Biasa

Musyawarah Kubro NU di Lirboyo Sepakati Islah dan Opsi Muktamar Luar Biasa Musyawarah Kubro dalam rangka meneguhkan keutuhan Jam’iyyah NU di Ponpes Lirboyo, Kota Kediri. Foto: MUJI HARJITA/BANGSAONLINE

"Hasil Musyawarah Kubro Alim Ulama dan Sesepuh NU ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab demi keutuhan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama," kata Gus Muid.

Menanggapi hal itu, KH Yahya Cholil Staquf menyatakan dirinya terbuka untuk klarifikasi.

"Sejak awal saya senantiasa menginginkan islah dan saya siap berislah. Saya sepenuhnya taslim kepada apa yang disepakati PWNU dan PCNU se-Indonesia serta ijtihad Mustasyar PBNU. Begitu mendengar kesepakatan, saya langsung mengirim pesan kepada Rais Aam memohon waktu untuk menghadap. Tapi sampai sekarang belum ada jawaban. Saya akan tunggu sampai 3 × 24 jam dan akan laporkan kembali," paparnya.

Musyawarah dihadiri jajaran Mustasyar PBNU, seperti KH Anwar Manshur, KH Nurul Huda Djazuli, KH Ma’ruf Amin, KH Said Aqil Sirodj, KH Muhammad Nuh Addawami, dan KH Zaki Mubarok. 

Hadir pula Syuriyah, Tanfidziyah, pimpinan lembaga dan badan otonom NU, pengasuh pesantren, serta perwakilan PWNU dan PCNU dari seluruh Indonesia. Total peserta mencapai 601 orang secara langsung dan 546 peserta daring, mewakili 308 PWNU dan PCNU. (uji/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO