“Ancaman terhadap negara tidak lagi hanya bersifat konvensional. Karena itu, bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia,” tegasnya.
Presiden juga menyinggung peran historis Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam perjalanan Republik Indonesia.
Ketiga wilayah tersebut dinilai memiliki kontribusi besar dalam mempertahankan eksistensi negara sejak masa awal kemerdekaan hingga masa krisis.
“Tanpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sejarah bela negara tidak akan lengkap. Ketiganya adalah fondasi yang menegaskan bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini,” ujar Presiden dalam amanatnya.
Menutup amanat, M. Nawawi mengajak seluruh masyarakat meneguhkan tekad untuk membangun Indonesia yang kuat, maju, dan tangguh.
“Untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan,” pungkasnya. (par/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




