Wali Kota Pasuruan saat memberi sambutan dalam rapat koordinasi Operasi Lilin Semeru 2025.

Adi juga mengajak masyarakat lebih peduli lingkungan, mengingat masih ditemukannya kebiasaan membuang sampah ke sungai.
“Masih ada masyarakat yang membuang sampah ke sungai. Ini perlu kita luruskan bersama. Saya juga berharap peran pemuka agama untuk menyampaikan bahwa mitos membuang popok bayi ke sungai itu tidak benar dan perlu diluruskan,” ucapnya.
Selain itu, ia menyoroti perlunya pengendalian pasokan dan harga bahan pokok menjelang Nataru hingga Hari Raya.
“Kalau transportasi dan lalu lintas berjalan lancar, distribusi barang terpenuhi, maka potensi kerawanan sosial bisa ditekan dan inflasi dapat dikendalikan,” imbuhnya.
Adi menambahkan, Kota Pasuruan kini berkembang sebagai tujuan wisata religi dengan dukungan infrastruktur dan transportasi yang semakin baik.
Posisi strategis sebagai jalur penghubung Jawa-Bali menjadikan pengamanan dan pelayanan selama Operasi Lilin Semeru 2025 sebagai perhatian bersama. (par/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




