Satgas Kemanusiaan ITS Jangkau Daerah Terisolir Terdampak Bencana di Aceh

Satgas Kemanusiaan ITS Jangkau Daerah Terisolir Terdampak Bencana di Aceh Kondisi salah satu rumah warga yang hampir dipenuhi oleh lumpur pascabencana banjir dan tanah longsor yang menimpa beberapa wilayah di Aceh. (Ist)

Bantuan difokuskan untuk mengisi kebutuhan pangan dan logistik masyarakat Desa Pameu yang mengalami kesulitan suplai akibat akses yang terputus. Sebanyak 5 ton beras, 500 kilogram minyak makan, 1,5 ton sarden siap masak, 500 kilogram gula, 200 kilogram garam, 500 bungkus pembalut, serta kebutuhan pokok lainnya.

Selain bantuan pokok, Tim Satgas Kemanusiaan ITS, Ika ITS, dan YMI ITS juga mengerahkan bantuan lainnya seperti medis, dapur umum, dan perangkat bantuan lainnya. Dipimpin oleh Zain Budi Syulthoni, tim medis bergerak ke RSUD Meuredu untuk berkoordinasi dengan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Syiah Kuala (USK) dan memberikan bantuan.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan pangan para korban, tim dapur umum yang dipimpin oleh Deti Rahmawati, memasak 25 kilogram daging ayam. Pada divisi lain, Hepi Handayani bersama Umboro Lasminto memimpin tim drone, filtrasi air, dan mitigasi.

Bantuan pemulihan sinyal pun turut dilakukan dengan pemasangan Starlink oleh Malik di posko KM 28 Geumpang Pameu, Batalyon Yonif TP 854, dan beberapa lokasi lainnya.

Di samping itu, beberapa relawan mahasiswa juga turut menyertai dalam operasi kemanusiaan ini, dan tanggung jawab dokumentasi di lokasi dipercayakan kepada Rahardian Asyam Zuhdi. Triyanda Gunawan, Prof Nurul Widiastuti (Wakil Rektor I ITS), dan Prof Hamzah Fansuri fokus untuk melakukan reverse osmosis. Panel surya juga ikut dibangun oleh tim ITS dalam operasi ini. Pembangkitan listrik menggunakan panel surya ini berada di bawah arahan Hendro Nurhadi.

Dengan demikian, bantuan yang diberikan ini diharapkan mampu membangkitkan harapan masyarakat Aceh yang terdampak. Oleh karena itu, tim relawan ITS yang bertugas menegaskan bahwa dukungan ini akan terus dilakukan hingga kondisi akses pulih dan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Kolaborasi dengan TNI dan relawan lokal juga akan memastikan operasi dapat berjalan dengan cepat, aman, dan efektif. (msn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Banjir Bandang di Gunung Pandan Aceh, Satu Orang Hilang':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO