Di bidang olahraga pendidikan, Jatim juga menjadi Juara Umum O2SN 2025 dengan 12 medali. Sementara pada ajang East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2025, tercatat 19.720 karya inovasi pendidikan dari siswa, guru, dan tenaga pendidik, salah satu capaian terbesar di Indonesia.
Penguatan pendidikan digital Jatim turut mendapat pengakuan internasional melalui penghargaan Google for Education Indonesia, atas keberhasilan memperluas transformasi digital, meningkatkan kompetensi guru, dan membangun ekosistem sekolah berbasis teknologi.
Khofifah memberikan apresiasi kepada guru, tenaga pendidik, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Jawa Timur. Ia menegaskan lebih dari 345.454 guru menjadi motor utama konsistensi prestasi pendidikan Jatim sepanjang 2025.
“Prestasi ini bukan hanya kerja pemerintah, tetapi kerja kolektif yang melibatkan sekolah, guru, siswa, orang tua, akademisi, dan dunia usaha. Terima kasih atas dedikasi dan inovasinya yang terus menguatkan posisi Jawa Timur sebagai pusat pendidikan unggul di Indonesia,” paparnya.
Dengan penghargaan 'Katalis Talenta AI SMA/SMK', Khofifah memastikan Jawa Timur semakin memantapkan langkah memperkuat ekosistem pendidikan digital melalui integrasi pembelajaran berbasis AI, literasi digital, kurikulum adaptif, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi dan industri teknologi.
“Kita ingin memastikan anak-anak Jawa Timur siap menjadi bagian dari generasi emas digital. Mereka harus menjadi pemimpin masa depan, bukan sekadar pengikut. Dan untuk itu, pembangunan talenta AI akan terus kami percepat,” pungkasnya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




