Nelayan Situbondo Terpuruk, Hasil Tangkapan Turun Drastis Sejak Awal November 2025

Nelayan Situbondo Terpuruk, Hasil Tangkapan Turun Drastis Sejak Awal November 2025 Nelayan di Situbondo saat menunjukkan ikan hasil tangkapan dari atas perahunya.

Penurunan hasil tangkapan ini berdampak langsung pada pendapatan harian nelayan. Jika sebelumnya mereka bisa meraih Rp1-2 juta per hari, kini hanya sekitar Rp25-50 ribu.

Kesulitan ekonomi memaksa sebagian nelayan mengambil langkah pahit.

“Ada yang menggadaikan atau menjual simpanannya berupa emas. Bahkan, ada yang terjebak utang Mekar atau utang balen (rentenir) yang mencekik,” kata Sumarwan.

Ia menegaskan kondisi sulit ini tidak hanya dialami nelayan Mangaran, tetapi juga dirasakan di wilayah lain seperti Besuki, Penarukan, dan Mimbo. Disampaikan pula harapan besar agar Pemkab Situbondo segera turun tangan.

“Kami sangat berharap pemerintah daerah responsif terhadap kondisi ekonomi para nelayan ini. Tidak ada sama sekali bantuan untuk nelayan,” pungkasnya. (sbi/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Pasangan Edi Hadiyanto Daftar Bacakada Situbondo ke PPP':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO