Gubernur Khofifah saat menghadiri puncak perayaan HGN 2025.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah menghadiri Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 sekaligus Hari Aksara Internasional (HAI) 2025 pada Senin (1/12/2025). Ribuan guru hadir dalam acara penuh kehangatan itu.
Momen istimewa terjadi saat Khofifah mendapat kejutan kehadiran 2 guru yang pernah mendidiknya, yakni KH. Abdul Choliq Nur (Guru SD Taquma) dan Dra. Hj. Mahmudah (Guru SMA Khadijah).
BACA JUGA:
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Paskibra Bersatu Lintas Jenjang
- BSPS di Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Luas
Tak kuasa menahan haru, ia menyampaikan terima kasih mendalam atas bimbingan dan doa para guru yang membentuk perjalanan hidupnya.
“Di setiap langkah yang saya tempuh hari ini, ada jejak tangan dan do'a para guru yang pernah membimbing dan mendidik saya. Saya masih ingat bagaimana mereka tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menanamkan keberanian untuk bermimpi dan keteguhan untuk menghadapi tantangan," tuturnya.
Ditegaskan pula olehnya bahwa guru adalah penggerak prestasi, perubahan, dan masa depan Jawa Timur. Ia menyebut ekosistem pendidikan yang maju lahir dari kekuatan guru yang bekerja dengan hati.
"Jawa Timur hari ini berlari kencang karena gurunya hebat. Panjenengan semua adalah fondasi dari ekosistem pendidikan yang maju dan berdaya saing. Jatim kuat karena gurunya hebat,” ucapnya.

Mengutip data BPS Jatim per Februari 2025, jumlah guru di Jawa Timur mencapai 345.454 orang. Besarnya jumlah ini menjadi kekuatan strategis dalam mendorong transformasi pendidikan.






