Gubernur Khofifah saat menyalurkan bantuan bencana secara simbolis.

Kloter kedua dengan muatan sekitar 15 ton berupa obat-obatan tambahan, sandang, perlengkapan balita, hygiene kit, dan air mineral tengah dipersiapkan di gudang BPBD Jatim Sidoarjo.
Untuk memastikan distribusi cepat, Pemprov Jatim bekerja sama dengan TNI dan Polri. Bantuan darurat akan diterbangkan menggunakan pesawat Hercules TNI AU dari Lanud Abdulrachman Saleh Malang, sementara bantuan berkapasitas besar dikirim melalui KRI Koarmada 2 Surabaya menuju Teluk Bayur dan Sibolga.
Khofifah menekankan pentingnya gotong royong lintas daerah. Ia menyatakan, “Bangkit dari bencana bukan hanya tugas pemerintah, tetapi gerakan kemanusiaan kita semua. Semoga bantuan ini menjadi langkah menuju pemulihan baik sosial maupun ekonomi.”
Sementara itu, Wagub Sumut menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemprov Jatim.
“Atas nama Pemerintah dan Masyarakat Sumut menyampaikan terima kasih pada Pemprov Jatim yang begitu perhatian serius memberikan atensi dan ketulusan bantuan kemanusiaan lewat Posko Darurat Bencana Sumut. Bantuan ini senilai Rp5 Miliar. Insya Allah akan membantu proses penanganan tanggap darurat bencana di sini,” ucapnya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




