Bupati Gresik, Fandi Akmad Yani berbincang dengan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Semarang yang sedang makan siang. Foto: Ist.
"Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang merata. Melalui kunjungan ini, kami berharap dapat membawa praktik-praktik baik dari SR 45 Semarang untuk direplikasi, disesuaikan, dan dikembangkan sesuai dengan karakter masyarakat Kabupaten Gresik," pungkasnya.
Sementara itu, Sekjen Kementerian Sosial RI, Robben Rico, menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat menjadi wujud nyata inklusi pendidikan bagi masyarakat yang selama ini tidak tersentuh layanan pendidikan formal.

Robben menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan hanya menawarkan jalur pendidikan alternatif, tetapi juga membuka ruang pemulihan sosial bagi warga. Menurutnya, banyak peserta yang sebelumnya kehilangan kepercayaan diri dan merasa tidak memiliki arah hidup, kini mulai berani bermimpi.
"Program ini memberi kesempatan kepada mereka yang dulu tidak pernah membayangkan bisa menjadi guru, direktur, atau profesional. Sekolah Rakyat membuat harapan itu hidup kembali," ujarnya.
Menurut Robben, ada tiga prinsip utama yang harus dijalankan oleh sekolah rakyat: pertama, memuliakan orang kecil; kedua, menjangkau mereka yang belum terjangkau pendidikan; dan ketiga, memungkinkan hal yang tampaknya mustahil.
"Lulusan sekolah rakyat bukan hanya pintar, tapi juga memiliki karakter yang kuat dan terampil. Selain itu, Kemensos juga menyediakan 2.600 beasiswa bagi siswa-siswi Sekolah Rakyat," terangnya.
Robben mengungkapkan bahwa awalnya banyak kabupaten/kota yang kurang peduli dengan pendirian sekolah rakyat. Kini kesadaran tentang pentingnya program ini semakin berkembang, khususnya untuk menjangkau anak-anak yang belum mendapatkan pendidikan.
"Saat ini terdapat 13.864 anak usia 7–12 tahun di Jawa Tengah dan 23.041 anak di Jawa Timur yang belum mengenyam pendidikan. Keberadaan sekolah rakyat sejalan dengan upaya pemerintah untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan akses bagi semua lapisan masyarakat," tandasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




