Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan penghargaan kepada Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib. (Ist)
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi yang solid antara pemprov, kabupaten/kota, dunia usaha, lembaga pembiayaan, dan pelaku ekspor menjadi kunci memperkuat daya saing.
“Penguatan ekspor bukan hanya soal angka, tetapi tentang membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, dan memperluas kontribusi Jawa Timur bagi perekonomian nasional,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Disperindag Jatim, Iwan, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival ini menjadi strategi memperluas peluang ekspor, terutama bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM).
“Festival Ekspor 2025 ini dilaksanakan sebagai bentuk kolaborasi dan sinergitas antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kementerian Keuangan, dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia,” ujar Kadisperindag Jatim dalam laporannya.
Dia juga menambahkan bahwa festival ini menghadirkan sejumlah stand instansi, asosiasi penyedia layanan ekspor, serta stand produk UKM dan eksportir yang memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk mendapatkan informasi, pendampingan, hingga peluang pasar baru.
Pada acara tersebut, Pemkab Malang juga menerima Penghargaan sebagai Pemerintah Kabupaten/Kota Pendukung IKM Ekspor, sebuah bentuk penghargaan atas komitmen dan kontribusi Pemkab Malang dalam mengembangkan produk IKM agar dapat memiliki daya saing internasional.
Penghargaan ini diharapkan semakin memotivasi Pemkab Malang untuk terus melakukan penguatan kapasitas pelaku IKM, pengembangan inovasi produk, serta perluasan jejaring pemasaran ke berbagai negara. (dad/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




