Ketua PCNU Kabupaten Kediri KH Muhammad Ma'mun dan Ketua LKK NU kabupaten Kediri, Ro’aitu Nafif Laha saat memberangkatkan peserta jalan sehat sarungan. Foto: Muji Harjita/BANGSAONLINE
Namun, menurutnya, setelah tiga tahun difasilitasi pemkab, pada 2025 PCNU mampu menggelar sebagian rangkaian acara secara mandiri, termasuk bazar di kawasan Taman Hijau SLG yang berlangsung 7–16 November 2025.
Kang Abu mengakui, kemampuan PCNU menyelenggarakan rangkaian acara Hari Santri Nasional secara mandiri tidak lepas dari pembinaan Pemkab Kediri.
“Untuk itu saya sampaikan matur suwun kepada Mas Bupati (Hanindito Himawan Pramana) dan jajaran yang telah mendukung penuh rangkaian peringatan Hari Santri Nasional ini,” katanya.
Ia menambahkan, peserta bazar Hari Santri di kawasan Taman Hijau SLG datang dari berbagai daerah di Jawa Timur bahkan ada yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat.
“Alhamdulillah, meski di musim hujan, acara bazar berjalan lancar,” tutup pria yang pernah menjabat Ketua PWI Kediri itu.
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Kediri, KH Muhammad Ma'mun, menyampaikan apresiasi atas kerja panitia yang dinilai sukses menyelenggarakan rangkaian peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Kediri.
“Jalan sehat sarungan ini merupakan acara puncak peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Kediri. Untuk itu saya sangat mengapresiasi panitia dan saya ucapkan terima kasih kepada Ketua LKK NU Kabupaten Kediri Mbak Nafis Laha (Ro’aitu Nafif Laha) yang sukses menyelenggarakan acara jalan sehat sarungan ini,” tandas Gus Ma'mun. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




